Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAWALI kalender akademik semester genap tahun 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026.
Melalui regulasi ini, pemerintah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Indonesia untuk menggelar kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera secara serentak pada hari pertama masuk sekolah.
Kebijakan ini berlaku bagi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah.
Tujuan utamanya adalah untuk memupuk semangat kebangsaan, mempererat rasa kebersamaan, serta membangun atmosfer pembelajaran yang positif sejak hari pertama.
Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (4/1), Abdul Mu’ti menekankan bahwa pergantian semester harus menjadi momentum bagi siswa untuk memperbarui tekad dan cita-cita. Beliau memberikan pesan motivasi agar para siswa tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian saat ini.
"Untuk anak-anakku semuanya marilah kita memasuki semangat semester dua di 2026 ini dengan cita-cita, dengan semangat, dan jangan lupa kita berusaha untuk melakukan yang terbaik, it's not how good you are, but how good you want to be. Bukan soal Anda sekarang ini sebagus apa, tetapi anda harus berusaha untuk tetap menjadi lebih baik lagi," ujar Abdul Mu’ti.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya karakter dan etika dalam lingkungan sekolah sebagai fondasi keberhasilan masa depan. Dia berpesan agar siswa senantiasa menjaga harmoni dengan guru dan sesama rekan pelajar.
"Usahakan untuk senantiasa saling menghormati satu dengan yang lainnya, hormat guru, sayangi teman, dan itu adalah kunci untuk kita meraih keberhasilan. Sukses dan selalu bahagia dengan pendidikan yang bermutu, karena pendidikan adalah jalan yang menentukan masa depan kalian," tambahnya.
Rangkaian kegiatan Pagi Ceria ini dijadwalkan mulai serentak pada pukul 07.00 waktu setempat. Acara akan dibuka dengan Senam Anak Indonesia Hebat untuk membangkitkan kebugaran siswa, disusul dengan Upacara Bendera sebagai bentuk penguatan nasionalisme.
Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan doa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
Sebagai penutup yang menggugah semangat, guru dan murid akan bersama-sama menyanyikan lagu Hari Baru. Lagu ini dipilih secara khusus untuk menumbuhkan kekompakan serta rasa optimisme di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah dapat mengakses panduan teknis, musik, hingga gerakan senam melalui tautan resmi yang telah disediakan oleh kementerian.
Salinan lengkap SE Nomor 2 Tahun 2026 juga telah diunggah di laman resmi Kemendikdasmen agar dapat dipedomani oleh dinas pendidikan di seluruh daerah sesuai dengan kalender pendidikan masing-masing. (RO/Z-1)
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mikraj untuk membangun karakter generasi bangsa yang unggul.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Kemendikdasmen resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 1/2026 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Terdampak Bencana.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada Hari Pertama Semester Genap.
Pagi Ceria juga dilakukan dengan kegiatan yang dimulai dengan senam, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan berdoa sebelum memulai pelajaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved