Minggu 10 Mei 2020, 11:05 WIB

DKI Bayar Rp207 Miliar untuk Formula E, DPRD: Jangan Maksa

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
DKI Bayar Rp207 Miliar untuk Formula E, DPRD: Jangan Maksa

AFP
Balapan Formula E

 

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah tidak mengetahui alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membayar biaya penyelenggaraan atau commitment fee Formula E untuk 2021 sebesar Rp207 miliar.

"Lha kok malah 2021, aneh. Kami belum tahu soal itu," kata Ida, Jakarta, Minggu (10/5).

Menurut Ida, seharusnya Pemprov DKI memfokuskan penanganan lain seperti covid-19 yang masih banyak membutuhkan anggaran. Sampai saat ini, Pemprov DKI belum berkoordinasi kepada DPRD soal commitment fee Formula E.

"Saya pikir Pak Gubernur (Anies Baswedan) harusnya tahulah mana yang prioritas, mana yang tidak. Kenapa dipaksain terus? Janganlah," terang Politikus PDI Perjuangan itu.

Dirinya mengakui mendapat keluhan dari rekan DPRD fraksi PSI. Namun, karena belum adanya kejelasan dari Pemprov DKI, Ida tidak bisa berkomentar lebih jauh. Ia juga tidak mengetahui tentang commitmen fee Formula E untuk tahun ini yang sudah dibayarkan oleh Anies.

"Ada pertanyaan memang dari kawan-kawan PSI, tapi tidak dijawab oleh Sekda. Soal kebenarannya seperti apa, saya kurang tahu. Harapan saya perlu dievaluasi, mana yang prioritas dan yang bukan prioritas," pungkas Ida.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta Achmad Firdaus menuturkan Pemprov DKI sudah mengucurkan dana sebesar Rp207 miliar untuk biaya penyelenggaraan atau commitment fee Formula E untuk tahun 2021.

"Sudah (dibayar), 11 juta poundsterling," kata Firdaus saat dihubungi, Senin (4/5).

Baca juga: Meninggal, Djoko Santoso akan Disemayamkan di Sandiego Hills

Firdaus menyebut pembayaraan sebesar Rp207 miliar untuk termin pertama dulu. Ia juga menanggapi soal pembayaran commitment fee Formula E sebesar 20 juta poundsterling atau sekitar Rp377 miliar untuk tahun 2020. Jakpro, sebagai penyelenggara event tersebut, masih menegosiasikan perihal pembayaran itu.

Seperti diketahui, penyelenggaran ajang balapan mobil listrik yang sejatinya diadakan pada 6 Juni mendatang, ditunda karena pandemi covid-19.

"Setelah ditunda ini kan kita tidak ingin dirugikan, tapi untuk MoU, itu antara Jakpro dengan pihak Formula E. Ini dalam proses pembahasan, terutama Jakpro selaku penyelanggara di sini dengan pihak formula E itu dalam pembahasan. Teknisnya di Jakpro," pungkas Firdaus. (OL-14)

 

Baca Juga

MI/RAMDANI

Pemprov DKI Tegaskan Reklamasi Pulau Telah Dihentikan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 16:45 WIB
Keputusan penghentian reklamasi tersebut dilakukan melalui kajian ilmiah mendalam yang dilakukan Pemprov...
ANTARA

Bantah Ada Penggusuran, Pemprov DKI: Hanya Penertiban

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 16:00 WIB
Sigit menjelaskan pelanggaran aturan yang dimaksud seperti kegiatan usaha atau sejenisnya yang dapat mengakibatkan bencana di wilayah...
MI/SUSANTO

5 Kafe dan Restoran di Pulau Reklamasi Langgar PPKM, Salah Satunya Holywings

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 13:57 WIB
dari hasil patroli tersebut didapati lima restoran dan kafe yang melanggar aturan salah satunya adalah restoran Holywings 24 yang berada di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya