Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Persepsi efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut. Melalui metode campuran dan eksperimen pesan komunikasi pada petani Desa Makmur Peduli Api (DMPA), penelitian menunjukkan bahwa keyakinan petani terhadap efektivitas tindakan pencegahan serta pengaruh kelompoknya jauh lebih memengaruhi perilaku dibandingkan persepsi ancaman.
Temuan tersebut dipresentasikan Trisia Megawati Kusuma Dewi dalam Sidang Terbuka Program Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia, Sabtu (22/11). Sidang dipimpin Nowo Martono, bersama tim promotor Herdis Herdiansyah, Tri Edhi Budhi Soesilo, serta Antar Venus, dan menghadirkan sejumlah penguji.
Trisia mempertahankan disertasi berjudul Model Komunikasi Lingkungan dalam Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Studi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di Desa Sri Gading, Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan). Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa pengendalian karhutla merupakan faktor penting menuju FOLU Net Sink 2030. Data yang dihimpunnya memperlihatkan bahwa 99 persen karhutla dipicu aktivitas manusia, sementara 69 persen masyarakat masih menggunakan metode tebas-bakar, sehingga memicu lonjakan emisi.
Melalui analisis Interpretive Structural Modeling (ISM), Trisia menemukan bahwa pemerintah pusat dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi aktor utama di tingkat nasional, namun masih menghadapi hambatan koordinasi. Di tingkat tapak, peran kunci ada pada Manggala Agni, tetapi komunikasi antarpemangku kepentingan dinilai belum optimal.
Eksperimen pesan lingkungan yang dilakukan menunjukkan bahwa pesan berbasis ancaman memang memengaruhi niat berpartisipasi, tetapi tidak secara langsung membentuk sikap. Sebaliknya, norma kelompok menjadi faktor paling kuat dalam menentukan tindakan pencegahan karhutla.
Penelitian ini menghasilkan model komunikasi lingkungan baru dengan mengintegrasikan teori EPPM, TPB, TRA, dan SIT. Model tersebut menegaskan bahwa dalam konteks sosial-ekologis desa gambut, persepsi efikasi dan norma sosial memiliki kekuatan lebih besar dibandingkan ancaman, sehingga kampanye berbasis ketakutan perlu diarahkan kembali pada penguatan kapasitas, pesan relevan, dan hubungan sosial.
Trisia juga menyusun Territorial Map berbasis discriminant analysis dengan akurasi 95,2% untuk memetakan kelompok peran petani. Analisis biplot memperlihatkan bahwa kelompok dengan paparan pesan weak fear appeal justru menunjukkan sikap dan partisipasi lebih tinggi.
Herdis Herdiansyah sebagai promotor berharap penelitian ini dapat menjadi dasar kebijakan baru untuk memperkuat program pencegahan karhutla. Para penguji seperti Agus Justianto dan Antar Venus juga mengapresiasi novelty penelitian, terutama karena memasukkan perspektif komunikasi dalam mitigasi karhutla. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam penyusunan strategi komunikasi yang lebih presisi untuk mendukung pengurangan emisi kehutanan menuju target FOLU Net Sink 2030. (E-3)
Negara bagian Victoria, Australia, tetapkan status darurat akibat kebakaran hutan hebat. Satu orang tewas dan ratusan rumah hancur saat api melahap lahan seluas dua kali London.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Selain modul ambulans, Prabowo memerintahkan TNI agar ditambah alat penanggulangan bencana. Khususnya saat kebakaran.
WAKIL Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki memberikan semangat pada seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengelola kawasan hutan,
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan Indonesia telah berhasil menekan angka luasan kebakaran hutan, dari 2,6 juta hektare pada 2015 menjadi hanya 213 ribu hektare pada 2025.
Founder sekaligus Pemimpin Umum Suratkabar Kampus UI Salemba, Antony Z Abidin, menekankan pentingnya warisan nilai profesionalisme dan etika jurnalistik.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
Salah satu terobosan dalam program ini adalah penempatan unit filter air bersih dan fasilitas internet di Puskesmas Batipuh Selatan.
Kegiatan ini bertujuan membekali relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar Psychological First Aid sebagai respons awal dalam situasi krisis dan bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved