Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Indonesia (UI) menjajaki kerja dengan PP Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, peningkatan kualitas SDM serta riset dan inovasi. Rektor UI, Heri Hermansyah, menyebutkan, kerja sama ini sebagai bagian upaya UI dan Muhammadiyah untuk meningkatkan kualitas SDM nasional secara keseluruhan.
“UI ingin berkontribusi dengan memajukan berbagai universitas lainnya, di antaranya universitas-universitas yang berada di lingkungan Muhammadiyah untuk bersama-sama bergerak maju ke depan dalam kerangka meningkatkan kualitas SDM di Indonesia,” kata Heri Hermansyah usai bertemu dengan Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir, di Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta, dikutip Senin (23/2).
Menurut Heri, upaya kerja sama ini dengan salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia tersebut begitu penting bagi UI. Dengan lebih dari 140 perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia, Heri berharap perguruan tinggi swasta yang bekerja sama UI dengan bisa meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.
“Sebab perguruan tinggi swasta dalam hal ini universitas di lingkungan Muhammadiyah pun memiliki peran yang sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Heri menyebutkan, saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan demikian, ada begitu besar calon mahasiswa yang tidak bisa memasuki dan merasakan pendidikan di kampus PTN.
“Itu tentunya dapat dididik melalui kampus perguruan tinggi swasta (PTS), di antaranya kampus-kampus Muhammadiyah. Sehingga nantinya mahasiswa yang berkuliah di negeri maupun di swasta bisa mendapatkan mutu pendidikan yang terbaik juga,” paparnya.
Selain itu, tambah Heri, dirinya berharap kerja sama ini juga bisa membantu mengatasi problem yang sedang dihadapi bangsa ini.
“Sehingga kemudian sama-sama saling memberi masukan dan merumuskan berbagai kajian untuk problem solving hal-hal yang strategis bagi kepentingan bangsa ini. Apalagi kita tahu Muhammadiyah saat ini memiliki jaringan sosial untuk pendidikan dan kesehatan di Indonesia,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, saat ini dibutuhkan riset kolaborasi yang objektif untuk mengatasi persoalan bangsa.
“Kerja sama UI dan Muhammadiyah ini diharapkan meng-cover serta memberi ruang bagi anak bangsa untuk mengatasi persoalan bangsa. Karena banyak hal yang tidak cukup diselesaikan oleh pemerintah saja,” katanya.
Haedar menilai sejumlah kebijakan yang dibuat pemerintah belum diimplementasikan secara komprehensif. Karena itu dirinya berharap kerja sama UI dan Muhammadiyah bisa membantu mengoptimalkan berbagai kebijakan tersebut.
“Bagi kami tidak cukup apabila tidak melibatkan institusi pendidikan dan ormas seperti Muhammadiyah. Selain itu kita berharap pelibatan institusi pendidikan dan ormas melalui riset yang obyektif bisa meningkatkan kualitas good governance (tata kelola),” ujarnya. (H-2)
Hasil Survei PSKP UAD 2026: 44% anak muda ingat Muhammadiyah karena sekolah berkualitas. Gen Z kagumi logika beragama yang modern dan rasional. Cek datanya!
Abdul Mu'ti mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan disparitas pandangan sebagai sumber konflik, melainkan sebagai arena berlomba dalam kebaikan.
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus pengamat pendidikan dan sosial, Anwar Abbas, mengatakan bahwa proses belajar-mengajar memang sebaiknya dilaksanakan secara tatap muka.
Salah satu hal yang paling mendesak untuk ditinjau ulang ialah penggunaan diksi dalam teks akad.
Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir minta masyarakat tak persoalkan perbedaan Idul fitri 1447 H. Ia dorong kalender global tunggal sebagai solusi masa depan.
Dalam khutbah Idulfitri 1447 H di UMY, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan ibadah Ramadan harus melahirkan perubahan perilaku nyata.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved