Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

IPITEX 2026 di Bangkok Hadirkan 873 Tim Inovator dari 24 Negara

Syarief Oebaidillah
15/1/2026 17:50
IPITEX 2026 di Bangkok Hadirkan 873 Tim Inovator dari 24 Negara
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PAMERAN inovasi internasional International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEX) 2026 telah digelar pada 4–9 Januari 2026 di BITEC Bangna, Bangkok, Thailand. Tahun ini, ajang bergengsi tersebut diikuti 873 tim dari 29 negara, menjadikannya salah satu pameran inovasi dan teknologi terbesar di kawasan Asia.

IPITEX 2026 menjadi wahana pertemuan para inovator, peneliti, akademisi, dan pelaku industri untuk menampilkan hasil riset, penemuan terbaru, serta teknologi masa depan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Melalui keteranganya hari ini menyebutkan pada perhelatan ini, Pertamina kembali meraih prestasi melalui enam tim inovator yang meraih berbagai penghargaan utama, mulai dari Gold Award, Silver Award, hingga Special Awards dari sejumlah organisasi inovasi internasional.

Vice President Organization Capability Pertamina, Dewi Oktavia Husain, memberi apresiasi atas capaian tim Pertamina di IPITEX 2026. “Penghargaan yang diraih di IPITEX 2026 mencerminkan dedikasi dan profesionalisme seluruh tim dalam menghadirkan inovasi kelas dunia. Pertamina bangga karena para inovator kita telah menunjukkan bahwa karya anak bangsa mampu mendapatkan pengakuan global.," ungkap Dewi Oktavia Husain dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis ( 15/1).
Melalui keikutsertaan di IPITEX 2026,lanjut Dewi, Pertamina terus memperluas kolaborasi internasional serta mempertegas kontribusi Indonesia dalam ekosistem inovasi global.

Adapun raihan prestasi tersebut, antara lain,Tim Venus dari Subholding Upstream Pertamina (SHU) meraih Gold Award, Special Award dari Filipino Inventors Society, serta penghargaan tertinggi Grand Prize IPITEX 2026.

Prestasi Gold Award juga diraih  tim Fomo-Dex dari Subholding Refining & Petrochemical (SH R&P), disertai Special Award dari Association of Polish Inventors and Rationalizers (API&R). Tim Prolite dari SH R&P Hturut meraih Gold Award, ditambah Special International Prize dari China Association of Innovation dan Special Award dari API&R. Tim lain dari Subholding Upstream, Tim Chronos,  memperkuat raihan Pertamina dengan Gold Award serta Special Award dari Korea Intellectual Property Association.

Sementara itu, tim Geoflowtest dari Subholding Power New and Renewable Energy (SH PNRE) juga meraih Gold Award, Special Award dari First Institute of Inventors and Institute of Iran, serta Special Award dari World Invention and Intellectual Property Association.

Pada kategori Silver Award, tim Al-Fatih Eco dari Subholding Commercial & Trading (SH C&T) berhasil mendapatkan penghargaan tersebut serta memperoleh Special Award dari Cornelliu Group of Romania. Dewi menukas angkaian prestasi ini  menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi yang kompetitif di tingkat global.(H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik