Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti tata ruang pariwisata di Indonesia. Ia menilai banyak pembangunan destinasi wisata tidak sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) maupun Rencana Tata Ruang Destinasi Nasional (RTDN).
Hal tersebut disampaikan Evita dalam rapat kerja bersama Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana pada Senin (17/11).
"Yang pertama, Bu, tata ruang destinasi kita kacau, tata ruang destinasi kita kacau, banyak bangunan-bangunan, destinasi-destinasi yang dibangun itu tidak sesuai dengan RTRW RTDN," kata Evita.
Salah satu sorotan utama Evita adalah pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali, yang dinilai bermasalah. Persoalan ini juga mencuat saat Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Bali.
Menurut Evita, persoalan tata ruang ini muncul akibat kelemahan sistem perizinan Online Single Submission (OSS). Ia menyebut Gubernur Bali Wayan Koster sudah menegaskan bahwa OSS berjalan tanpa komunikasi yang memadai dengan pemerintah daerah.
:Ketika kami Komisi VII DPR RI ke Bali, bertemu dengan Pak Wayan Koster beliau itu mengatakan masalah itu adalah di sistem OSS (Online Single Submission) yang harus kita perbaiki. Nah perbaikan, perbaikan ini, saya ingin Ibu Menteri di depan," ucapnya.
Meski demikian, Evita menilai Menpar Widiyanti sudah menjalankan promosi pariwisata dengan baik, terutama dalam gastronomi dan wellness tourism. Ia berharap perhatian Menpar juga tertuju pada penataan ruang agar pembangunan pariwisata tidak hanya mengejar keuntungan jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Evita menegaskan bahwa permasalahan tata ruang bukan semata tanggung jawab Menpar. Namun karena terkait sektor pariwisata, ia berharap Menpar Widiyanti dapat menjadi pemimpin dalam mendorong solusi bersama lintas sektor dan pemerintah daerah.
"Memang tidak tanggung jawabnya Bu Menteri, kesalahan itu tidak ada hubungan dengan Bu Menteri, tapi karena ini berkaitan dengan pariwisata Ibu Menteri ini menjadi leadernya," ujar dia.
Evita menilai penyebab pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking ialah karena tidak adanya komunikasi dengan pemerintah daerah. Dia menyebut investor hanya berdalih mendapatkan perizinan melalui OSS.
"Pak Wayan Koster mengatakan OSS itu tidak dilakukan komunikasi dengan pemerintah daerah, apakah itu Bupati apakah itu Gubernur. Jadi pembangunan lift kaca yang di Pantai Kelingking itu itu kan disetop sekarang sama Pak Ggubernur, Bu," ujar Evita. (P-4)
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Azis memaparkan data mengejutkan terkait tumpang tindih lahan desa dengan kawasan hutan. Dari total 83.462 desa di Indonesia, tercatat 36.095 desa berada di dalam kawasan hutan.
Jepang telah menjadikan geosains sebagai basis pengambilan keputusan tertinggi.
Pramono mengingatkan agar permasalahan tata ruang itu tidak diperparah dengan kebiasaan warta membuang sampah sembarangan.
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Kementerian ATR bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepakat memperkuat fungsi kehutanan pada lahan-lahan milik PTPN I.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved