Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca hari ini dan peringatan dini cuaca ekstrem untuk 11 November 2025. BMKG menginformasikan potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk hujan lebat dan angin kencang akibat keberadaan Siklon Tropis Fung-wong di Laut Filipina.
BMKG juga mengingatkan tentang potensi cuaca ekstrem yang dipicu oleh Siklon Tropis Fung-wong. Siklon ini dapat meningkatkan kecepatan angin lebih dari 25 knot di perairan sekitar Laut Cina Selatan, Laut Natuna Utara, dan Laut Sulu.
Sirkulasi siklonik yang terbentuk di wilayah Samudra Hindia, selatan Jawa, dan Papua dapat menyebabkan daerah konvergensi dan konfluensi, yang memicu hujan lebat di sejumlah wilayah.
Peringatan dini cuaca ekstrem meliputi:
Hujan Sedang hingga Lebat di Sumatera Barat, Bengkulu, sebagian besar Jawa, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di perairan Indonesia. Waspadai gelombang laut yang mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Bengkulu dan Samudra Pasifik di utara Papua.
Selain itu, banjir rob diprediksi terjadi di berbagai wilayah pesisir Indonesia, termasuk:
Bagi warga di Kota Pangkalpinang, Serang, Bandung, dan Surabaya, waspadai suhu yang diperkirakan berkisar antara 32 hingga 34 derajat Celsius. Jaga kestabilan cairan tubuh dan gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.
Prakiraan cuaca dari BMKG memberikan gambaran umum cuaca di wilayah masing-masing. Untuk informasi lebih spesifik dan terkini, masyarakat dapat memantau prakiraan cuaca BMKG melalui aplikasi resmi BMKG atau mengunjungi website BMKG serta akun media sosial @infobmkg. (YouTube BMKG/Z-10)
STASIUN Meteorologi pada BMKG Yogyakarta mengimbau masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta waspada cuaca ekstrem hingga 25 Januari mendatang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah DKI Jakarta yang berlaku pada Jumat, 23 Januari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca signifikan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 23 Januari 2026.
BMKG tetapkan status AWAS cuaca ekstrem di Jakarta Jumat, 23 Januari 2026. Waspada hujan sangat lebat, kilat, dan angin kencang. Cek detail wilayahnya di sini.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Bibit Siklon Tropis 97S di barat daya Teluk Carpentaria, Australia, memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB).
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
BMKG tetapkan status AWAS cuaca ekstrem di Jakarta Jumat, 23 Januari 2026. Waspada hujan sangat lebat, kilat, dan angin kencang. Cek detail wilayahnya di sini.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
Berbagai pengalaman menghadapi bencana alam yang telah terjadi harus menjadi pembelajaran bagi kita agar mampu memitigasi sejumlah potensi bencana di tanah air.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved