Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Hadirkan Energi Kepahlawanan dari Generasi Muda

M Ilham Ramadhan Avisena
10/11/2025 19:06
Hadirkan Energi Kepahlawanan dari Generasi Muda
Ilustrasi(Pertamina)

Di tengah era digital yang serba cepat, semangat kepahlawanan ternyata tidak memudar. Itu justru menjelma dalam wujud baru melalui aksi nyata generasi muda. Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa memperlihatkan hal itu lewat kisah lima local hero muda yang bergerak menjaga lingkungan, memberdayakan masyarakat, dan menebar inspirasi di berbagai penjuru negeri.

"Semangat muda ini menjadi energi positif bagi masyarakat sekitar wilayah operasi Pertamina. Mereka menunjukkan bahwa kontribusi nyata bisa dimulai dari hal kecil dan dari siapa pun," ujar Manager Communication, Relations & CID Regional Jawa Pertamina EP Pinto Budi Bowo Laksono dikutip pada Senin (10/11).

Salah satunya adalah Alvian Noor Zamal, penerima Beasiswa Pertamina dari Desa Mayangan, Subang. Bersama komunitas Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP), Alvian menanam mangrove untuk menahan abrasi pantai. Aksi ini menjadi bagian dari program Penanganan Abrasi dengan Inovasi Appostraps yang diinisiasi PHE ONWJ. Bagi Alvian, menjaga laut berarti menjaga kehidupan masyarakat pesisir itu sendiri.

Di Pulau Harapan, Jakarta Utara, semangat serupa hadir lewat Gunawan, pemimpin Karang Taruna 03. Ia dan rekan-rekannya menanam mangrove, membersihkan pantai, dan melindungi penyu melalui program Tiga Perisai bersama PHE OSES. Upaya ini tidak hanya melestarikan alam, tetapi juga mengubah kebiasaan lama masyarakat yang dahulu memburu telur penyu menjadi gerakan cinta lingkungan.

Sementara itu, di Subang, Desy Diana, mantan pekerja migran, menginisiasi program Purnama Subang bersama Pertamina EP Subang Field. Ia mendirikan ruang belajar kreatif yang melatih perempuan menjahit, mendaur ulang sampah, hingga berwirausaha. Dari sana tumbuh keyakinan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana di kampung sendiri.

Dari Indramayu, Teguh Laksono menunjukkan wajah baru dunia pertanian. Lewat program Jari Tangan (Kerja Tani Berdikari dan Tahan Pangan) bersama Pertamina EP Jatibarang Field, ia mengembangkan sistem hidroponik yang efisien dan ramah lingkungan, sekaligus menginspirasi anak muda untuk kembali ke ladang dengan cara modern.

Tak kalah berani, Herlin Sobari di Karawang menebar semangat kesetaraan gender melalui program Cemerlang Lestari bersama Pertamina EP Tambun Field. Sebagai alumni Sekolah Gender 2022, ia kini menjadi penggerak yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keadilan dan keberanian bersuara.

Pinto menegaskan, semangat kepahlawanan generasi muda ini sejalan dengan nilai keberlanjutan yang dijunjung Pertamina. "Kami percaya, kekuatan terbesar bangsa ini bukan hanya pada sumber daya alamnya, tetapi pada jiwa-jiwa muda yang berani bermimpi dan berbuat untuk negeri," katanya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya