Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan bencana se-Provinsi Aceh yang digelar di Kantor Gubernur Aceh, Provinsi Aceh, pada Selasa (28/10). Rakor ini membahas upaya penanganan bencana yang terjadi dan langkah upaya mitigasi ke depan yang akan dilakukan.
"Kita membahas proses penanggulangan bencana, baik sebelum selama dan sesudah kejadian bencana, Aceh merupakan daerah rawan bencana, tentu saja untuk meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah meningkatkan kolaborasi koordinasi dan kerjasama," kata Suharyanto dalam keterangannya, Rabu (29/10).
Dalam arahannya, Suharyanto berkomitmen untuk melakukan penguatan terhadap upaya mitigasi bencana. Seperti diketahui, kejadian tsunami yang melanda wilayah Aceh 20 tahun lalu menjadi saksi bahwa diperlukannya peran seluruh lapisan masyarakat untuk membangun penguatan upaya mitigasi.
"BNPB akan melakukan survey dan kajian untuk mendukung pemenuhan kebutuhan Early Warning System (EWS) banjir dan tsunami di wilayah Aceh," ujarnya.
Lebih lanjut, Suharyanto berharap nantinya Aceh dapat menjadi Pusat Studi Tsunami. Upaya mitigasi bencana tsunami diperkuat melalui pembentukan pusat edukasi dan informasi tsunami dunia untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat global.
Salah satu langkah nyata yang sudah dilakukan yakni BNPB sudah membangun gedung Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) di Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
Langkah ini diperlukan untuk mendukung rencana pembangunan EWS banjir dan tsunami yang nantinya akan terkoneksi dengan Pusdalops daerah untuk penguatan kesiapsiagaan masyarakat dan kapasitas kelembagaan.
Suharyanto juga sempat melakukan peninjauan ke lokasi gedung Pusdalops. Ia memastikan fungsi dari Comand Center bisa berjalan dengan optimal.
Selain itu, Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan, BNPB juga siap mendukung pelaksanaan gladi kesiapsiagaan atau tsunami drill yang akan dilaksanakan pada momentum peringatan tahunan pada tanggal 26 Desember.
"Diharapkan dengan selesainya pembangunan gedung Pusdalops dapat menjadi sumber informasi dari tingkat daerah hingga ke tingkat pusat," tuturnya. (H-2)
Pada awal 2026, Indonesia masih merasakan pengaruh fenomena La Nina.
Sinkhole adalah lubang amblas akibat runtuhnya tanah di atas rongga bawah permukaan. Kenali penyebab, tanda awal, bahaya, dan mitigasinya + contoh kasus Limapuluh Kota 2026.
Informasi iklim memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat.
PEMERINTAH menyiapkan serangkaian langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak susulan bencana alam di tengah kondisi cuaca ekstrem di Sumatra.
Peran satelit Telkomsat memungkinkan percepatan koordinasi tanggap darurat, distribusi bantuan yang lebih tepat sasaran, serta pemantauan dampak bencana secara real-time.
Kementerian ATR bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepakat memperkuat fungsi kehutanan pada lahan-lahan milik PTPN I.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Ratusan unit huntara tersebut tersebar di Kecamatan Baktiya sebanyak 215 unit, Baktiya Barat 5 unit, Dewantara 115 unit, Sawang 241 unit, dan Kecamatan Seunuddon 135 unit.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved