Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah Indonesia, periode Minggu 26 Oktober 2025. Cuaca hari ini masih dipengaruhi oleh aktivitas sirkulasi siklonik di beberapa wilayah, termasuk Laut Cina Selatan, Selat Makassar, dan Laut Filipina timur. Fenomena ini memicu terbentuknya daerah perlambatan angin dan konvergensi yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di berbagai daerah.
Selain itu, daerah konvergensi juga terpantau dari pesisir barat Aceh hingga Lampung, dari Jawa Timur hingga Jawa Tengah, hingga kawasan Nusa Tenggara dan Laut Arafuru. BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga sangat lebat, khususnya di wilayah Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
BMKG memperingatkan potensi gelombang tinggi lebih dari 2,5 hingga 4 meter di Laut Andaman, Laut Natuna, dan Laut Cina Selatan. Kondisi ini disertai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, antara lain Sumatera Utara, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jakarta Utara, Jawa Barat bagian selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Maluku.
Warga di Denpasar, Mataram, dan Kupang diimbau mewaspadai suhu udara tinggi yang diperkirakan mencapai 31–35°C. BMKG mengingatkan masyarakat agar menjaga kondisi tubuh dan membatasi aktivitas di bawah sinar matahari langsung.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG, situs bmkg.go.id, serta kanal media sosial resmi @infoBMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di wilayah masing-masing. (E-3)
Meski tidak ada makanan yang bisa menjadi obat instan, para ahli sepakat bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol ketinggian air mencapai 25 sentimeter (cm), sementara di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian hingga 60 cm.
Hujan mengguyur ibukota sejak Minggu, 18 Januari 2026 dini hari, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satu titiknya berada di Jembatan Tiga hingga Jalan Pluit Selatan Raya.
Langkah darurat yang segera dilakukan adalah Operasi Modifikasi Cuaca dengan mengerahkan tiga pesawat guna mengurangi intensitas hujan.
OMC bukanlah solusi sapu jagat. Dia hanya merupakan bagian dari penanganan banjir yang melibatkan unsur-unsur lebih luas lagi.
BMKG: Rekayasan atau modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved