Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Luthfianti Diana Mauludiyah, S.Gz, RD, menyampaikan protein pada menu makanan berperan penting untuk pertumbuhan anak.
Diana, dikutip Rabu (1/10), menjelaskan protein adalah salah satu makronutrien yang penting untuk tubuh karena berfungsi sebagai zat pembangun.
"Protein sebagai komponen utama pembentuk otot, tulang, kulit, rambut dan sangat penting untuk pertumbuhan pada anak, serta perbaikan jaringan yang telah rusak," kata Diana.
Protein berperan sebagai salah satu komponen pembentuk enzim dan hormon serta sumber energi selain karbohidrat dan lemak. Protein juga
berperan sebagai salah satu pembentuk antibodi, yaitu zat kekebalan tubuh terhadap infeksi.
"Sebagai pembantu transportasi zat dalam tubuh misal hemoglobin (protein), sebagai transportasi oksigen ke seluruh tubuh," tutur Diana.
Seseorang membutuhkan protein harian antara 10% hingga 15% dari total energi tubuh.
Jika konsumsi sedikit melebihi kebutuhan protein harian, Diana menilai tidak berbahaya, namun, seseorang perlu memperhatikan kandungan lemak jenuh.
"Berisiko asupan lemak jenuh karena bahan makanan protein sering kali mengandung asupan lemak," kata Diana.
Protein terbagi ke dalam dua jenis yakni protein hewani yang berasal dari bahan makanan hewani dan protein nabati yang berasal dari tumbuhan. Dibandingkan dengan protein nabati, protein hewani lebih mudah diserap tubuh karena biovailabilitasnya lebih tinggi.
Kebutuhan protein hewani bisa diganti dengan yang nabati jika memang tidak tersedia.
"Jika harus mengganti dengan protein nabati karena alergi atau vegetarian maka harus dipastikan kandungan vitamin B12, zat besi, kalsium, vitamin D, asam lemak omega3," kata Diana.
Boga bahari juga merupakan sumber protein hewani, namun, menurut Diana, jika anak alergi terhadap boga bahari, kebutuhan protein hewani dapat digantikan oleh bahan makanan lainnya seperti daging sapi, kambing, unggas, telur susu dan produk olahan susu.
"Protein nabati seperti tahu, tempe, kacang kedelai, edamame, legume, biji-bijian," kata Diana menjelaskan sumber protein berbasis tumbuhan. (Ant/Z-1)
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Protein hewani tidak melulu harus menggunakan bahan dengan harga yang cukup mahal seperti daging merah.
Dokter spesialis anak, I Gusti Ayu Nyoman Partiwi,menegaskan bahwa protein hewani memiliki peran vital dalam pertumbuhan anak karena lebih mudah diserap tubuh
Figur ibu sering menjadi sorotan utama dalam pengasuhan anak. Namun, peran ayah yang tidak optimal—atau bahkan absen—justru bisa menimbulkan dampak serius pada perkembangan anak.
ASUPAN protein hewani merupakan hal yang tidak boleh disepelekan dalam mendukung pertumbuhan anak. Kandungan asam amino lengkap di protein hewani tak bisa digantikan.
Menggunakan ECDI sebetulnya juga tidak serta-merta mengaburkan capaian pengentasan stunting, namun justru dapat memperkuat pemahaman tentang kualitas tumbuh kembang anak secara holistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved