Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Anak-anak zaman sekarang lebih sering beraktivitas di dalam ruangan sehingga berisiko kekurangan vitamin D. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan tulang, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit saluran pernapasan seperti influenza, pneumonia, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Pulmonologi Respirologi Anak, Nastiti Kaswandani, dalam diskusi kesehatan tentang influenza A dan B pada anak. Ia menegaskan bahwa defisiensi vitamin D sering kali tidak disadari karena tidak menunjukkan gejala yang jelas.
“Anak-anak kita ketika dicek banyak yang mengalami defisiensi vitamin D. Kelihatannya sehat-sehat saja, tapi hasil pemeriksaan menunjukkan kadar vitamin D rendah,” ujarnya.
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kadar vitamin D yang rendah berhubungan erat dengan menurunnya daya tahan tubuh. Anak yang kekurangan vitamin D lebih rentan terkena:
Dengan sistem imun yang masih berkembang, anak yang mengalami defisiensi vitamin D juga cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.
Vitamin D secara alami diperoleh dari paparan sinar matahari. Sayangnya, gaya hidup modern membuat anak lebih sering berada di ruangan tertutup sehingga kebutuhan harian sulit tercukupi.
“Jangan biarkan anak seharian berada di ruangan tanpa terkena sinar matahari,” imbau Dr. Nastiti.
Selain matahari, sumber vitamin D lainnya adalah:
Meski begitu, dalam banyak kasus anak tetap memerlukan suplementasi vitamin D sesuai anjuran dokter untuk menjaga kadar normal.
Nastiti menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga kadar vitamin D anak.
“Kalau kadar vitamin D normal, risiko infeksi saluran napas bisa ditekan dan gejalanya lebih ringan,” tegasnya.
Dengan meningkatnya kasus influenza dan penyakit pernapasan pada anak, orang tua dianjurkan untuk:
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan tulang, melemahkan otot, memengaruhi mood, meningkatkan kelelahan, hingga menurunkan imunitas. Kenali gejala dan cara mengatasinya.
Vitamin D memberikan manfaat besar bagi tubuh, mulai dari memperkuat tulang hingga meningkatkan imun dan suasana hati. Pelajari manfaat lengkap vitamin D di sini.
Nyeri tulang dan otot, kelelahan, meningkatnya risiko infeksi seperti flu dan infeksi saluran pernapasan, dan gangguan mood, merupakan gejala-gejala kekurangan vitamin D.
Kekurangan vitamin D sering tidak disadari. Kenali 6 tanda utamanya dan cara mengatasinya sebelum terlambat.
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Menurut refrensi dari British Heart Foundation (BHF) dan Bone Health & Osteoporosis Foundation, berikut adalah enam minuman dengan kandungan kaya Vitamin D yang baik untuk tulang dan otot
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan tulang, melemahkan otot, memengaruhi mood, meningkatkan kelelahan, hingga menurunkan imunitas. Kenali gejala dan cara mengatasinya.
Bayi berusia 0-6 bulan merupakan kelompok paling rentan mengalami kekurangan vitamin D.
Vitamin D memberikan manfaat besar bagi tubuh, mulai dari memperkuat tulang hingga meningkatkan imun dan suasana hati. Pelajari manfaat lengkap vitamin D di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved