Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk tidur, sulit mempertahankan tidur, atau bangun terlalu pagi dan tidak bisa tidur kembali, meskipun ada kesempatan untuk beristirahat.
Insomnia menyebabkan tubuh terasa lelah, mengantuk di siang hari, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Biasakan tidur dan bangun pada jam yang sama, termasuk saat akhir pekan. Ini membantu mengatur ritme sirkadian.
Cahaya biru dari layar HP/TV dapat menghambat produksi melatonin. Matikan notifikasi agar pikiran lebih tenang.
Kopi, teh, cokelat, dan rokok mengandung zat stimulan yang bisa mengganggu rasa kantuk.
Teknik pernapasan dalam, meditasi, atau mendengarkan musik tenang membantu merilekskan pikiran dan tubuh.
Minum terlalu banyak bisa membuat kamu sering ke kamar mandi di malam hari.
Cahaya terang bisa menekan produksi hormon tidur. Gunakan lampu tidur kuning hangat jika perlu.
Membantu merilekskan otot dan menurunkan suhu tubuh secara alami setelahnya.
Jangan bekerja, makan, atau nonton di atas tempat tidur. Ini membuat otak mengasosiasikan kasur hanya dengan istirahat.
Membaca buku non-elektronik bisa membuat mata lelah secara alami dan menenangkan pikiran.
Suhu ideal tidur: sekitar 20-22 derajat celcius Ventilasi udara yang baik membantu tidur lebih nyenyak.
Gunakan earplug atau alat white noise bila kamu tidur di tempat yang ramai.
Tidur siang lebih dari 30 menit bisa mengganggu rasa kantuk di malam hari.
Olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau peregangan bisa membantu tidur lebih nyenyak di malam hari. Jangan olahraga berat menjelang tidur.
Perut kenyang membuat tubuh sulit rileks dan bisa menimbulkan asam lambung.
Jika pikiran aktif terus, coba tulis "journaling" ringan sebelum tidur untuk menuangkan isi kepala.
Contoh susu hangat, teh herbal bebas kafein seperti chamomile atau lavender.
Insomnia adalah gangguan tidur yang bisa memengaruhi kesehatan fisik dan mental secara serius, tetapi bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup dan kebiasaan tidur yang sehat. (Z-4)
Sebuah penelitian besar di Perancis menunjukkan bahwa prevalensi insomnia berbeda-beda antar kelompok usia dan jenis kelamin, serta dipengaruhi oleh faktor sosial.
Insomnia biasanya terjadi karena stres atau kecemasan, kebiasaan tidur yang buruk, konsumsi kafein berlebih, gangguan kesehatan tertentu, efek samping obat, hingga pola hidup tidak teratur.
Insomnia umumnya ditandai dengan tiga pola gangguan tidur. Pertama, insomnia awal, yaitu ketika seseorang sulit memulai tidur.
Bulan purnama sering dikaitkan dengan insomnia dan perilaku aneh. Penelitian terbaru menjelaskan efeknya nyata tapi kecil.
Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya merasa lelah, tidak segar, dan sulit berkonsentrasi di siang hari.
Orang lanjut usia dengan insomnia kronis berisiko 40% lebih tinggi mengalami demensia atau gangguan kognitif ringan (MCI).
GANGGUAN tidur dan pernapasan semakin mendapat perhatian dalam dunia kesehatan.
Sebuah penelitian besar di Perancis menunjukkan bahwa prevalensi insomnia berbeda-beda antar kelompok usia dan jenis kelamin, serta dipengaruhi oleh faktor sosial.
Gangguan tidur seperti sleep apnea tak boleh diabaikan. Studi terbaru menunjukkan sleep apnea dapat memicu mikroperdarahan di otak.
Studi terbaru menunjukkan ibu yang melahirkan dengan operasi caesar berisiko lebih tinggi mengalami nyeri hebat dan gangguan tidur pascapersalinan.
Kurang tidur berdampak buruk bagi kesehatan. Dari gangguan konsentrasi hingga risiko jantung dan diabetes. Simak penjelasan lengkapnya di sini!
Temukan 10 kondisi kesehatan yang sering disangka gangguan kecemasan, lengkap dengan penjelasan dan cara membedakannya untuk diagnosis yang tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved