Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INSOMNIA adalah gangguan tidur yang membuat seseorang sulit memulai tidur, sulit mempertahankan tidur, atau terbangun terlalu cepat dan tidak bisa tidur kembali, meskipun ada kesempatan untuk tidur.
Insomnia biasanya terjadi karena stres atau kecemasan, kebiasaan tidur yang buruk, konsumsi kafein berlebih, gangguan kesehatan tertentu, efek samping obat, hingga pola hidup tidak teratur.
Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari membantu tubuh membentuk ritme tidur yang sehat.
Cahaya biru dari HP, TV atau laptop mengganggu produksi hormon tidur, sehingga membuat kamu sulit mengantuk.
Batasi konsumsi kopi, teh, cokelat, dan soda terutama setelah sore hari, karena dapat membuat sulit tidur.
Pastikan kamar gelap, sejuk, tenang, kasur nyaman. Lingkungan yang baik membantu tubuh lebih cepat rileks.
Jika perlu tidur siang, cukup 20 sampai 30 menit saja. Tidur siang panjang bisa mengganggu tidur malam.
Coba tarik napas dalam, meditasi ringan, stretching, mendengarkan musik tenang. Ini membantu menurunkan stres dan ketegangan tubuh.
Makan besar atau makanan pedas atau berlemak sebelum tidur dapat membuat perut tidak nyaman dan mengganggu tidur.
Olahraga berat terlalu malam bisa meningkatkan detak jantung dan membuat kamu sulit rileks. Olahraga sore lebih ideal.
Jika tidak mengantuk setelah 20 sampai 30 menit, bangun sejenak melakukan aktivitas ringan (bukan main HP), lalu kembali saat mulai mengantuk.
Jika insomnia berlangsung lebih dari satu bulan, atau menyebabkan kelelahan ekstrem, sulit fokus, gangguan mood, sebaiknya konsultasi dengan tenaga medis. (Z-4)
Sumber: alodokter, ekahospital
Sebuah penelitian besar di Perancis menunjukkan bahwa prevalensi insomnia berbeda-beda antar kelompok usia dan jenis kelamin, serta dipengaruhi oleh faktor sosial.
Insomnia umumnya ditandai dengan tiga pola gangguan tidur. Pertama, insomnia awal, yaitu ketika seseorang sulit memulai tidur.
Bulan purnama sering dikaitkan dengan insomnia dan perilaku aneh. Penelitian terbaru menjelaskan efeknya nyata tapi kecil.
Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya merasa lelah, tidak segar, dan sulit berkonsentrasi di siang hari.
Orang lanjut usia dengan insomnia kronis berisiko 40% lebih tinggi mengalami demensia atau gangguan kognitif ringan (MCI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved