Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INSOMNIA adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk mulai tidur, tetap tidur, atau bangun terlalu dini dan tidak bisa tidur kembali.
Kondisi ini bisa bersifat sementara atau berlangsung jangka panjang, dan sering menyebabkan rasa lelah, lesu, serta penurunan konsentrasi di siang hari.
Tidur dan bangunlah pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan, untuk melatih ritme sirkadian tubuh.
Kandungan stimulan dalam kopi, teh, soda, dan rokok bisa menghambat kantuk.
Cahaya biru dari layar HP/laptop mengganggu produksi hormon tidur.
Cobalah teknik pernapasan dalam, yoga ringan, atau mendengarkan musik lembut untuk menenangkan pikiran.
Gunakan lampu redup, suhu ruangan sejuk, dan kasur yang empuk agar tubuh lebih rileks.
Contohnya susu hangat, teh chamomile, atau air hangat dengan madu bisa membantu rasa kantuk datang.
Jika perlu, batasi tidur siang maksimal 20 sampai 30 menit saja dan jangan terlalu sore.
Seperti membaca buku non-digital atau mendengarkan podcast santai.
Catat kekhawatiran atau daftar tugas besok sebelum tidur agar pikiran lebih tenang.
Makan malam sebaiknya selesai 2 sampai 3 jam sebelum tidur. Makanan berat bisa menyebabkan sulit tidur.
Aktivitas fisik membantu mengatur hormon tidur, tapi hindari olahraga berat menjelang malam.
Paparan cahaya alami membantu mengatur jam biologis dan produksi melatonin di malam hari.
Gunakan hanya jika diresepkan dokter, karena obat tidur bisa menyebabkan ketergantungan dan efek samping.
Jika insomnia berlangsung lebih dari 2 minggu atau mengganggu aktivitas, segera cari bantuan medis atau psikolog.
Insomnia bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup dan kebiasaan sehat. Konsistensi adalah kunci utama. Jika dilakukan secara bertahap dan rutin, kualitas tidur kamu akan membaik. (Z-4)
Sebuah penelitian besar di Perancis menunjukkan bahwa prevalensi insomnia berbeda-beda antar kelompok usia dan jenis kelamin, serta dipengaruhi oleh faktor sosial.
Insomnia biasanya terjadi karena stres atau kecemasan, kebiasaan tidur yang buruk, konsumsi kafein berlebih, gangguan kesehatan tertentu, efek samping obat, hingga pola hidup tidak teratur.
Insomnia umumnya ditandai dengan tiga pola gangguan tidur. Pertama, insomnia awal, yaitu ketika seseorang sulit memulai tidur.
Bulan purnama sering dikaitkan dengan insomnia dan perilaku aneh. Penelitian terbaru menjelaskan efeknya nyata tapi kecil.
Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya merasa lelah, tidak segar, dan sulit berkonsentrasi di siang hari.
Orang lanjut usia dengan insomnia kronis berisiko 40% lebih tinggi mengalami demensia atau gangguan kognitif ringan (MCI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved