Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INSOMNIA adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk tertidur, sulit mempertahankan tidur, atau bangun terlalu pagi meskipun memiliki waktu tidur yang cukup.
Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya merasa lelah, tidak segar, dan sulit berkonsentrasi di siang hari.
Kurang tidur membuat tubuh cepat lelah, sulit berkonsentrasi, dan menurunkan produktivitas.
Otak yang kurang istirahat sulit memproses informasi dan membuat keputusan.
Tidur penting untuk konsolidasi memori; insomnia bisa menyebabkan mudah lupa atau kesulitan mengingat hal baru.
Orang dengan insomnia lebih mudah cemas, mudah marah, atau mengalami depresi ringan.
Kurang tidur kronis meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung.
Insomnia mengganggu hormon yang mengatur nafsu makan, sehingga memicu kenaikan berat badan.
Kurang tidur menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit.
Tidur yang terganggu memengaruhi hormon pertumbuhan dan hormon stres seperti kortisol.
Kurang tidur membuat kulit kusam, lingkaran hitam di mata, dan mempercepat penuaan.
Tidur penting untuk regenerasi otot dan jaringan, insomnia meningkatkan risiko nyeri otot dan sendi.
Tidur yang terganggu bisa memicu gangguan lambung, maag, atau penurunan nafsu makan.
Kurang tidur kronis dapat memengaruhi metabolisme glukosa dan resistensi insulin.
Kurang tidur meningkatkan risiko kecelakaan karena mengurangi kewaspadaan dan refleks tubuh.
Insomnia bukan hanya soal rasa kantuk, tetapi memengaruhi hampir semua aspek kesehatan, fisik, mental, dan emosional. Tidur cukup sangat penting untuk menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran. (Z-4)
Sebuah penelitian besar di Perancis menunjukkan bahwa prevalensi insomnia berbeda-beda antar kelompok usia dan jenis kelamin, serta dipengaruhi oleh faktor sosial.
Insomnia biasanya terjadi karena stres atau kecemasan, kebiasaan tidur yang buruk, konsumsi kafein berlebih, gangguan kesehatan tertentu, efek samping obat, hingga pola hidup tidak teratur.
Insomnia umumnya ditandai dengan tiga pola gangguan tidur. Pertama, insomnia awal, yaitu ketika seseorang sulit memulai tidur.
Bulan purnama sering dikaitkan dengan insomnia dan perilaku aneh. Penelitian terbaru menjelaskan efeknya nyata tapi kecil.
Orang lanjut usia dengan insomnia kronis berisiko 40% lebih tinggi mengalami demensia atau gangguan kognitif ringan (MCI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved