Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDUR nyenyak merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang seringkali dianggap remeh. Bahkan, lembaga Survei Yougov tahun lalu mengungkap lebih dari setengah jumlah penduduk dewasa di Indonesia tidur kurang dari 7 jam dalam sehari. Padahal faktanya, kualitas tidur sangatlah dibutuhkan untuk kesehatan fisik dan mental setiap orang.
Penelitian Wang et al (2019) juga mendapatkan hasil bahwa 39,2% wanita mengalami kualitas tidur yang buruk. Senada, dilansir dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/, perempuan dilaporkan mempunyai kualitas tidur yang lebih buruk dan memiliki risiko insomnia yang lebih tinggi daripada pria. Rendahnya kualitas tidur pada perempuan dapat dipengaruhi oleh variasi hormon reproduksi, stres, depresi, penuaan, transisi kehidupan/peran, dan faktor-faktor lainnya. Siklus menstruasi dikaitkan dengan perubahan ritme sirkadian dan arsitektur tidur.
Salah satu upaya untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik adalah kasur yang memadai. Memahami itu, Ocean Spring Bed sebagai brand kasur lokal yang menemani Bunda dan keluarga Indonesia selama 53 tahun, hadir dengan identitas baru menjadi Ocean Mattress & Sleep Solution.
Baca juga : Rawan Sebabkan Depresi, Jangan Sepelekan Gangguan Tidur
Ini dibarengi pula dengan peluncuran lima series kasur inovatif dengan teknologi terbaru guna memberikan kenyamanan tidur Bunda dan keluarga sesuai kebutuhan setiap pengguna mulai dari usia muda hingga tua.
Jordan Chuang selaku Business Director Ocean Mattress & Sleep Solution menjelaskan, perubahan identitas ini sekaligus menjadi wujud penguatan komitmen dalam memenuhi kebutuhan tidur berkualitas bagi Bunda dan keluarga di Indonesia.
“Kami senantiasa berinovasi memberikan kenyamanan tidur bagi Bunda dan keluarga Indonesia dengan teknologi terbaru dan kualitas berstandar internasional," kata Jordan.
Baca juga : Empat Tips Perbaiki Kualitas Tidur dengan Transformasi Interior Kamar
Melalui momen peluncuran logo dan identitas baru itu, pihaknya memperkenalkan lima series terbaru yaitu Daydream Series, Harmony Series, Arctic Series, Immortal Series, dan Genesis Series.
Salah satu produk unggulan dari kelima series itu adalah Daydream Series yang memiliki fitur Pentacore Encasement Coil dan Memotech Foam.
Fitur Pentacore Encasement Coil membagi kasur jadi lima zona agar pengguna mendapatkan kenyamanan maksimal dengan adanya penyesuaian titik berat tubuh sehingga tulang belakang terdukung secara optimal pada saat berbaring.
Fitur lain yang diunggulkan yaitu Memotech Foam yakni pengguna dapat merasakan sensasi sejuk yang membuat tidur jadi lebih nyenyak sepanjang malam.
Baca juga : Merasa Tidur Kurang Nyaman? Bunda, Jangan Salah Memilih Kasur
Series Daydream memiliki tiga tipe kasur dengan berbagai keunggulannya masing-masing. Tipe pertama yaitu kasur Magical, satu-satunya kasur di Indonesia yang memiliki fitur entertainment yang dilengkapi bluetooth speaker, adjustable headboard, dan cabinet storage pada divan.
Tipe kedua, kasur Inara yakni kasur utama dari series Daydream yang dibuat untuk mempertahankan kesehatan tulang belakang karena memiliki teknologi Mini Encasement Coil di atasnya.
Terakhir, kasur Lumina menawarkan kesejukan ekstra karena memiliki teknologi Aeroflow Foam yang mendorong aliran udara di dalam matras sehingga mengurangi rasa panas dan lembab. Kasur Lumina pun dilengkapi Imported Natural Latex yang mengikuti kontur tubuh dengan sempurna.
Sebagai informasi, Ocean Mattress & Sleep Solution menorehkan sejumlah penghargaan seperti, sertifikasi Superbrand, ISO 9001, Certipur US, Sedex, Member of ISPA dan Better Sleep, serta memiliki dua rekor Muri untuk spring bed yang mampu menahan beban terberat dan spring bed yang memiliki per terbanyak. (H-2)
Sebuah penelitian besar di Perancis menunjukkan bahwa prevalensi insomnia berbeda-beda antar kelompok usia dan jenis kelamin, serta dipengaruhi oleh faktor sosial.
Insomnia biasanya terjadi karena stres atau kecemasan, kebiasaan tidur yang buruk, konsumsi kafein berlebih, gangguan kesehatan tertentu, efek samping obat, hingga pola hidup tidak teratur.
Insomnia umumnya ditandai dengan tiga pola gangguan tidur. Pertama, insomnia awal, yaitu ketika seseorang sulit memulai tidur.
Bulan purnama sering dikaitkan dengan insomnia dan perilaku aneh. Penelitian terbaru menjelaskan efeknya nyata tapi kecil.
Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya merasa lelah, tidak segar, dan sulit berkonsentrasi di siang hari.
Orang lanjut usia dengan insomnia kronis berisiko 40% lebih tinggi mengalami demensia atau gangguan kognitif ringan (MCI).
GANGGUAN tidur dan pernapasan semakin mendapat perhatian dalam dunia kesehatan.
Sebuah penelitian besar di Perancis menunjukkan bahwa prevalensi insomnia berbeda-beda antar kelompok usia dan jenis kelamin, serta dipengaruhi oleh faktor sosial.
Gangguan tidur seperti sleep apnea tak boleh diabaikan. Studi terbaru menunjukkan sleep apnea dapat memicu mikroperdarahan di otak.
Studi terbaru menunjukkan ibu yang melahirkan dengan operasi caesar berisiko lebih tinggi mengalami nyeri hebat dan gangguan tidur pascapersalinan.
Kurang tidur berdampak buruk bagi kesehatan. Dari gangguan konsentrasi hingga risiko jantung dan diabetes. Simak penjelasan lengkapnya di sini!
Temukan 10 kondisi kesehatan yang sering disangka gangguan kecemasan, lengkap dengan penjelasan dan cara membedakannya untuk diagnosis yang tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved