Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Profesor Tjandra Yoga Aditama mengatakan bahwa penularan penyakit tuberkulosis (TB) dapat dicegah melalui empat langkah.
"Pertama kalau ada yang sakit, dia harus segera diobati agar tidak menular ke orang lain," kata Tjandra, dikutip Jumat (20/6).
Kedua, kata dia, masyarakat diimbau melakukan vaksinasi BCG untuk bayi meski perlindungan atau proteksi hanya sebagian (mencegah TB berat pada anak dan kematian TB pada anak) dan tidak melindungi dewasa.
"Kalau nanti benar-benar akan ada vaksin baru TB, tentu lebih baik lagi, tetapi masih harus ditunggu dulu hasil uji kliniknya," kata dokter yang juga merupakan Direktur Pascasarjana Universitas Yarsi itu.
Ketiga, kalau sesuai kriteria, bisa diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).
Keempat, masyarakat diimbau selalu melakukan perilaku hidup bersih sehat untuk menjaga daya tahan tubuh.
Sementara soal terobosan dalam pengobatan atau terapi TB, Tjandra mengungkapkan bahwa terapi TB selama empat bulan memang sudah ada dan telah direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meski begitu, tampaknya hal itu belum dapat diterapkan di Indonesia .
"Mungkin negara tetangga sudah ada yang pakai," kata Profesor Tjandra.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan Indonesia mencatatkan angka kematian akibat TB sebesar 134 ribu jiwa per tahun atau sekitar dua orang meninggal setiap lima menit.
Oleh karena itu, penanganan TB harus dilakukan secara serius karena bersifat menular namun dapat disembuhkan jika diobati hingga tuntas.
"Tugas kita adalah menemukan penderita TB di sekitar kita, memberikan pengobatan sampai selesai, dan memberikan obat pencegahan bagi
orang yang tinggal serumah," ujar Menkes, pekan lalu.
Pemerintah menyediakan layanan deteksi dan pengobatan tuberkulosis (TB) secara gratis sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam upaya melindungi dan memperkuat sumber daya manusia Indonesia. (Ant/Z-1)
SAAT ini, di Indonesia terdapat sekitar 90 juta anak yang berumur 0-18 tahun, yang berarti hampir 30% dari jumlah penduduk negeri ini yang berjumlah sekitar 280 juta jiwa.
Selain daya tahannya yang tinggi, karakteristik biologis bakteri ini juga menjadi tantangan dalam proses diagnosis.
TB disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meski terutama menyerang paru-paru, bakteri ini juga dapat menginfeksi organ lain.
Tuberkulosis masih menjadi salah satu tantangan kesehatan global terbesar. Delapan negara, termasuk Indonesia, menyumbang sekitar 68% dari total kasus TB di dunia.
TUBERKULOSIS (TB) tanpa gejala (asymptomatic tuberculosis) menjadi penyakit yang harus diwaspadai masyarakat karena tetap bisa menyebabkan penularan.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
SERANGAN penyakit kutu air (balancat) dan diare mulai menyerang korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Kolesterol yang tinggi sering disebut sebagai silent killer dan dapat menjadi penyebab dari berbagai penyakit serius.
Musim flu di New York tahun ini datang lebih awal dan menyebar lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved