Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BIBIR sumbing, selama ini, kerap dipersepsikan sebagai gangguan estetika semata. Namun, kondisi tersebut memiliki dampak medis yang serius apabila tidak ditangani sejak dini, terutama bagi tumbuh kembang anak. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Medis Smile Train Asia Tenggara Mayor Jenderal TNI (Purn.) Budiman.
"Apabila tidak dioperasi tepat waktu, bayi akan kesulitan mengisap dan mengonsumsi makanan. Padahal kemampuan menyedot sangat penting
bagi bayi baru lahir," kata Budiman, dikutip Kamis (5/6).
Gangguan tersebut, menurut dia, dapat menyebabkan malnutrisi hingga risiko stunting atau kekerdilan, karena berat badan anak tidak berkembang optimal.
"Perkembangan anak dari segi berat badan akan terganggu. Risiko stunting pun menjadi lebih tinggi," ujarnya.
Selain berdampak pada asupan nutrisi, bibir sumbing yang disertai kelainan langit-langit mulut juga dapat menghambat kemampuan bicara anak.
Oleh karena itu, Budiman menekankan pentingnya operasi bibir sumbing dilakukan sedini mungkin, agar anak dapat berbicara dengan lebih baik serta menjalani terapi wicara pascaoperasi.
"Kadang-kadang, walaupun langit-langitnya sudah diperbaiki, anak tetap harus dilatih bicara. Terapi bisa dimulai sebelum maupun setelah operasi," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemantauan jangka panjang terhadap perkembangan anak sangat penting agar terapi wicara berjalan efektif.
Di samping aspek medis, bibir sumbing juga dapat menimbulkan dampak psikologis. Penampilan fisik yang berbeda dan hambatan komunikasi bisa memengaruhi kepercayaan diri serta kondisi mental anak. Oleh karena itu, penanganan bibir sumbing harus bersifat menyeluruh, mencakup tindakan medis, terapi wicara, hingga dukungan psikososial.
Dalam kesempatan yang sama, Smile Train Indonesia mencatat telah melakukan lebih dari 125.000 operasi bibir sumbing secara gratis di seluruh Indonesia selama dua dekade terakhir.
Chief of Medical Affairs Smile Train Larry Hollier menyatakan pentingnya memberikan pemahaman kepada orangtua bahwa operasi bibir
sumbing aman, berkualitas, dan tanpa biaya.
"Kami ingin semua pasien dan keluarganya merasa tenang. Ini bukan sekadar tindakan medis, melainkan upaya mengembalikan harapan dan masa depan anak-anak," ujar Hollier.
Melalui pendekatan kolaboratif dan edukatif, Smile Train berkomitmen menjangkau lebih banyak anak di pelosok Tanah Air untuk memberikan bukan hanya senyum, tetapi juga kehidupan yang lebih baik. (Ant/Z-1)
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Menurut dr. Ray, sistem pencernaan bukan hanya berfungsi untuk mencerna makanan, tetapi juga berperan langsung dalam proses pertumbuhan otak dan kemampuan kognitif anak.
Pelajari 7 cara sederhana untuk melindungi anak-anak dari paparan polusi udara. Mulai dari penggunaan masker N95 hingga memilih transportasi ramah lingkungan.
Program ini akan hadir dalam berbagai edisi, baik akademik maupun non-akademik, sehingga setiap Si Kecil memiliki kesempatan untuk bersinar sesuai potensinya.
Tahap awal pembekalan akan difokuskan pada asesmen pertumbuhan anak untuk mendeteksi terjadinya gizi kurang, gizi buruk, dan obesitas yang dapat mengganggu perkembangan anak.
Tiga pilar utama kesehatan anak—pemeriksaan berkala, vaksinasi, dan nutrisi seimbang—jadi kunci pencegahan untuk masa depan yang sehat dan cerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved