Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEHATAN saluran pencernaan anak memegang peranan penting dalam pembentukan kecerdasan dan perkembangan otak. Hal itu disampaikan oleh Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia, dr. Ray Wagiu Basrowi, dalam sebuah diskusi kesehatan anak yang menyoroti pentingnya nutrisi bagi tumbuh kembang si kecil.
Menurut dr. Ray, sistem pencernaan bukan hanya berfungsi untuk mencerna makanan, tetapi juga berperan langsung dalam proses pertumbuhan otak dan kemampuan kognitif anak.
“Otak dan usus itu saling berkomunikasi. Kesehatan pencernaan menentukan bagaimana otak berkembang dan bekerja. Karena itu, kalau ingin anak tumbuh cerdas, jaga dulu kesehatan ususnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, satu-satunya pintu masuk nutrisi bagi tubuh adalah melalui sistem pencernaan. Semua zat gizi penting, termasuk yang dibutuhkan otak seperti asam lemak DHA dan omega hanya dapat diserap dengan baik bila saluran pencernaan anak berada dalam kondisi sehat.
Lebih lanjut, dr. Ray menegaskan adanya hubungan langsung antara otak dan usus yang dikenal sebagai gut-brain axis. Dalam sistem ini, mikroorganisme baik di usus atau bakteri baik (probiotik) berperan penting dalam menjaga komunikasi antara keduanya.
“Bakteri baik di usus membantu mengirim sinyal ke otak dan sebaliknya. Kalau jumlahnya seimbang dan diberi asupan yang tepat, anak jadi lebih sehat, lebih fokus, dan tidak mudah sakit,” jelasnya.
Untuk menjaga keseimbangan tersebut, anak membutuhkan asupan serat pangan berupa prebiotik, yaitu makanan bagi bakteri baik. Prebiotik membantu mikrobiota usus berkembang dengan optimal sehingga sistem pencernaan dapat bekerja lebih efisien.
“Kalau bakteri baik di usus tidak diberi makanan, keseimbangannya terganggu. Padahal dari sanalah dimulai semua proses yang memengaruhi daya tahan tubuh, pencernaan, hingga kecerdasan,” kata dr. Ray.
Makanan yang mengandung prebiotik bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa asupan makanan mengandung prebiotik untuk anak antara lain:
Dr. Ray juga menyoroti hasil survei yang menunjukkan bahwa asupan serat anak Indonesia masih sangat rendah, terutama dari buah dan sayur. Kondisi ini berpotensi menghambat perkembangan kognitif karena gangguan pada sistem pencernaan dapat menurunkan penyerapan gizi penting bagi otak.
dr. Ray kemudian menekankan bahwa pola pikir orang tua perlu diubah. Selama ini banyak yang hanya fokus pada stimulasi otak atau pendidikan anak, namun lupa bahwa kecerdasan tidak akan berkembang tanpa dasar tubuh yang sehat.
“Tak ada orang tua yang bilang ingin anaknya punya sistem pencernaan yang sehat, padahal itu justru fondasi utama. Otak akan tumbuh baik kalau pencernaan anaknya sehat,” ujarnya menutup.
Melalui pemahaman ini, ia berharap para orang tua lebih memperhatikan kesehatan usus anak sejak dini dengan pola makan seimbang, cukup serat, serta memilih sumber nutrisi yang mengandung prebiotik untuk mendukung tumbuh kembang optimal.
Dokter spesialis anak subspesialis infeksi dan penyakit tropik menjelaskan virus varicella zoster dapat menetap secara laten di sistem saraf dan dapat aktif kembali menjadi herpes zoster.
Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di sekolah.
ISTILAH superflu kini sedang menjadi tren di luar negeri, yakni varian virus K dari influenza A (H3N2). Ini Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk mencegah anak tertular.
PENYAKIT ISPA kerap terjadi pada anak. ISPA menjadi penyakit yang bisa mengancam kesehatan anak. ISPA merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan bagian atas.
SELESMA atau kondisi yang kerap disebut sebagai pilek oleh orang awam merupakan kondisi yang umumnya tidak membahayakan, tetapi pada kasus tertentu bisa sebabkan pneumonia.
KESEHATAN dan daya tahan tubuh anak tidak hanya dipengaruhi oleh asupan makanan, cuaca juga memiliki peran terhadap hal tersebut. Cuaca buruk disebut dapat memengaruhi kondisi kesehatan anak.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Pelajari 7 cara sederhana untuk melindungi anak-anak dari paparan polusi udara. Mulai dari penggunaan masker N95 hingga memilih transportasi ramah lingkungan.
Program ini akan hadir dalam berbagai edisi, baik akademik maupun non-akademik, sehingga setiap Si Kecil memiliki kesempatan untuk bersinar sesuai potensinya.
Tahap awal pembekalan akan difokuskan pada asesmen pertumbuhan anak untuk mendeteksi terjadinya gizi kurang, gizi buruk, dan obesitas yang dapat mengganggu perkembangan anak.
Tiga pilar utama kesehatan anak—pemeriksaan berkala, vaksinasi, dan nutrisi seimbang—jadi kunci pencegahan untuk masa depan yang sehat dan cerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved