Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DIET adalah pola makan yang diatur atau direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu terkait kesehatan atau penurunan berat badan.
Diet biasanya melibatkan perubahan dalam jenis makanan yang dikonsumsi, waktu makan, serta jumlah kalori yang masuk ke tubuh.
Tujuan diet bisa bervariasi, mulai dari menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung, mengelola kondisi medis tertentu, hingga menjaga keseimbangan energi dalam tubuh.
Pastikan Anda cukup terhidrasi dengan meminum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka. Hindari minuman manis yang mengandung gula tinggi.
Makanan berat yang digoreng dapat membuat tubuh merasa lebih lelah dan kembung. Pilih makanan yang dipanggang atau direbus untuk pilihan yang lebih sehat.
Konsumsi karbohidrat yang memiliki indeks glikemik rendah seperti ubi, kentang rebus, atau nasi merah. Karbohidrat ini memberikan energi secara bertahap.
Sayur dan buah kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang membantu tubuh tetap sehat dan menghindari sembelit. Pastikan Anda mengonsumsi berbagai macam sayur dan buah saat berbuka dan sahur.
Hindari konsumsi makanan manis yang berlebihan saat berbuka karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, yang akhirnya dapat membuat Anda merasa lelah setelahnya.
Jangan makan berlebihan saat berbuka atau sahur. Fokus pada makan dengan porsi yang seimbang untuk menghindari perut terasa penuh atau kembung.
Makan dengan perlahan saat berbuka puasa untuk membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik, mengurangi rasa kembung, dan menghindari makan berlebihan.
Minuman seperti kopi atau teh yang mengandung kafein bisa menyebabkan dehidrasi. Pilih minuman herbal atau air putih sebagai gantinya.
Serat membantu melancarkan pencernaan dan menghindari sembelit, yang bisa menjadi masalah ketika Anda berpuasa. Konsumsi makanan kaya serat seperti sayur, buah, dan biji-bijian.
Hindari makanan yang mengandung banyak pengawet atau garam tinggi, karena ini dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan rasa haus selama berpuasa.
Konsumsi lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun untuk memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh.
Lakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, setelah berbuka puasa untuk membantu pencernaan dan menjaga kebugaran tubuh.
Tidur setelah makan sahur bisa mengganggu pencernaan. Usahakan untuk memberi jeda waktu antara makan sahur dan tidur agar tubuh bisa mencerna makanan dengan baik.
Saat berpuasa, tetap pertahankan pola makan yang teratur dan seimbang. Pastikan sahur dan berbuka adalah waktu yang tepat untuk memberi tubuh energi yang dibutuhkan.
Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda bisa menjaga tubuh tetap sehat dan bugar selama menjalankan puasa sunnah, serta memperoleh manfaat puasa yang optimal tanpa merasa lemas atau kehilangan energi. (Z-4)
MENINGKATNYA prevalensi obesitas di Indonesia mendorong perlunya pendekatan pengendalian yang semakin adaptif terhadap perilaku dan preferensi masyarakat.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Diet OMAD sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan, khususnya oleh individu yang baru mencoba pola puasa. Sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, apalagi bagi pemula.
Tingginya angka obesitas menjadi salah satu alasan utama masyarakat menjadikan diet sebagai resolusi tahunan.
Carnivore diet diklaim mampu menurunkan berat badan dengan cepat karena tinggi protein dan lemak. Namun, diet ini minim serat dan berisiko bagi kesehatan jantung jika dilakukan jangka panjang.
Kesalahan dalam menerapkan pola diet untuk menurunkan berat badan bisa menyebabkan tubuh terasa lemas karena kekurangan asupan gizi dan cairan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved