Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGONSUMSI makanan asin dalam jumlah berlebihan dapat berakibat buruk bagi kesehatan, khususnya ginjal. Tidak hanya itu, konsumsi berlebihan berpotensi memicu berbagai penyakit kronis yang serius.
Asupan garam yang tinggi menyebabkan tubuh menahan cairan lebih banyak. Kondisi itu pada gilirannya meningkatkan tekanan darah dan membuat ginjal bekerja lebih keras.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan pada ginjal. Bahkan berujung pada gagal ginjal.
Ginjal memiliki peran penting dalam menyaring limbah dan kelebihan cairan dari dalam darah.
Tekanan darah yang meningkat akibat konsumsi garam berlebih dapat merusak pembuluh darah di ginjal. Hal ini akan mengganggu proses penyaringan, sehingga racun dapat menumpuk dalam tubuh.
Konsumsi garam yang tinggi merupakan salah satu faktor pemicu hipertensi, yang menjadi penyebab utama penyakit ginjal kronis.
Semakin tinggi tekanan darah seseorang, semakin besar pula risiko terjadinya kerusakan ginjal permanen.
Siapa saja bisa berisiko terkena penyakit ginjal kronis, tetapi risiko meningkat pada mereka yang sering mengonsumsi makanan asin, seperti camilan kemasan, fast food, dan jenis makanan yang mengandung penyedap rasa tinggi.
Orang-orang yang memiliki riwayat hipertensi atau diabetes juga lebih rentan terhadap penyakit ini. Penyakit ginjal kronis sering kali berkembang secara perlahan dan tanpa gejala pada tahap awal. Gejala seperti kelelahan, pembengkakan, dan gangguan buang air kecil biasanya baru muncul setelah ginjal mengalami kerusakan yang parah.
Para dokter merekomendasikan agar konsumsi garam dibatasi kurang dari 5 gram per hari, yang setara dengan satu sendok teh. Pola makan yang sehat, asupan cairan yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan ginjal secara rutin juga sangat penting untuk dilakukan.
Meningkatkan kesadaran mengenai bahaya konsumsi makanan asin diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih bijaksana dalam memilih makanan.
Dengan langkah-langkah ini, kesehatan ginjal dapat terjaga dan risiko penyakit kronis bisa diminimalkan. (klik dokter/alodokter/Z-2)
Ahli membagikan cara sederhana sehari-hari yang dapat membantu memperpanjang usia hingga sepuluh tahun. Salah satunya, hindari menjadi perokok aktif maupun perokok pasif.
Lonjakan tekanan darah pada pagi hari atau morning surge yang menjadi salah satu pemicu utama stroke dan serangan jantung pada pasien hipertensi.
Salah satu langkah penting dalam mengontrol tekanan darah ialah melakukan perubahan gaya hidup, terutama pola makan.
Risiko stroke meningkat pada pagi hari akibat lonjakan tekanan darah, darah lebih kental, dan gangguan tidur. Kenali penyebab dan cara mencegahnya.
Tekanan darah yang tidak terkontrol meningkatkan kemungkinan penyakit jantung, serangan jantung, stroke, hingga kerusakan ginjal.
Natrium sering kali menjadi bahan perdebatan: di satu sisi dianggap berbahaya bagi kesehatan jantung, tetapi di sisi lain, tubuh sebenarnya tidak bisa berfungsi tanpa mineral ini.
Ginjal bisa rusak tanpa gejala awal. Simak 8 kebiasaan sehari-hari yang diam-diam merusak fungsi ginjal menurut pakar kesehatan.
Meningkatnya angka obesitas dan diabetes, ditambah dengan penuaan populasi global, menjadi pendorong utama lonjakan kasus CKD.
Ketika pembuluh darah mengalami kerusakan akibat hipertensi, aliran oksigen dan nutrisi menuju nefron akan terganggu sehingga fungsi ginjal menurun.
Jangan abaikan gejala seperti sering buang air kecil di malam hari. Meskipun bisa berkaitan dengan gangguan saluran kemih
Ginjal berperan penting dalam menyaring kotoran serta membuang kelebihan cairan dari darah melalui urin. Jika organ ini tidak bekerja dengan baik, racun akan menumpuk di dalam tubuh
Gagal ginjal kronis merupakan penyakit dengan angka prevalensi yang meningkat setiap tahunnya, berikut gejala gagal ginjal yang umumnya dirasakan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved