Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah cuaca panas, minum air dingin memang terasa menyegarkan. Namun, ada mitos yang mempertanyakan apakah air dingin justru bisa menjadi terapi bagi penyakit jantung. Menanggapi hal ini, para ahli kesehatan justru memberikan peringatan mengenai risiko yang mengintai di balik kebiasaan tersebut.
Bukannya mengobati, konsumsi air dingin yang terlalu ekstrem dan tiba-tiba justru berisiko memicu vasospasme. Dr. (Col.) Manjinder Sandhu, Direktur Utama Kardiologi dari Max Hospital, Gurugram, menjelaskan bahwa suhu dingin yang ekstrem bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah secara mendadak apalagi pasien dengan kolestrol.
"Minum air dingin dalam jumlah besar secara tiba-tiba sebenarnya dapat menimbulkan konsekuensi buruk karena menyebabkan vasospasme mendadak pada pembuluh darah arteri," jelas Dr. Sandhu.
Bagi individu yang sudah memiliki riwayat penyakit jantung, air dingin bisa menjadi pemicu aritmia atau gangguan irama jantung. Dr. Sandhu menekankan bahwa pasien jantung harus ekstra waspada terhadap suhu minuman mereka.
"Pasien jantung harus berhati-hati agar tidak minum air dingin secara berlebihan karena dapat memicu aritmia jantung dan juga dapat menyebabkan vasospasme yang terkadang bisa memicu serangan jantung," tambah dr Sandhu.
Sebagian besar ahli medis sepakat bahwa air dengan suhu ruangan adalah pilihan terbaik untuk menjaga hidrasi. Selain itu, banyak pakar kesehatan juga merekomendasikan air hangat, terutama setelah makan, karena dianggap lebih ramah bagi proses pencernaan dan tidak menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
Indikator hidrasi yang paling akurat bukanlah rasa haus, melainkan warna urine. Jika urine berwarna gelap, itu menandakan tubuh memerlukan cairan tambahan. Dibandingkan mengandalkan air dingin, konsumsi buah-buahan seperti semangka atau mentimun jauh lebih disarankan sebagai sumber hidrasi alami yang aman bagi kinerja jantung.
Kesimpulannya, anggapan bahwa air dingin dapat mengatasi penyakit jantung hanyalah mitos yang tidak memiliki dasar ilmiah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengutamakan air suhu ruangan demi menjaga stabilitas kerja jantung. (Times Entertainment/H-4)
Cuaca panas ekstrem saat ini tentu membuat tubuh mudah berkeringat, lalu kita harus mandi berapa kali sehari?
Air ini terasa sejuk di mulut dan memberi sensasi menyegarkan, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas berat.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andhika Raspati, Sp.KO menjelaskan 3 manfaat air es atau air dingin untuk tubuh manusia.
Minum air dingin memang menyegarkan, tetapi jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam kondisi tertentu, bisa memberikan beberapa dampak negatif bagi kesehatan tubuh.
Air dingin memberikan sensasi segar dan membantu menurunkan suhu tubuh, namun, konsumsinya perlu bijak agar tidak menimbulkan masalah kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan
Waspada ukuran celana naik! Kemenkes ingatkan obesitas sentral picu risiko jantung & diabetes. Cek batas aman lingkar perut pria dan wanita di sini.
Riset terbaru menunjukkan rutin mengonsumsi kacang pecan efektif menurunkan kolesterol LDL dan menjaga kesehatan jantung tanpa risiko berat badan naik.
Temukan daftar minuman pagi terbaik untuk penderita kolesterol tinggi menurut ahli gizi, mulai dari jus delima hingga teh hijau, sebagai salah satu upaya mencegah penyakit seperti jantung.
Mana yang lebih baik untuk jantung? Studi terbaru terhadap 200 ribu orang selama 30 tahun ungkap kualitas makanan lebih penting daripada sekadar jumlah lemak atau karbo.
Jendela waktu emas untuk pengobatan Penyakit Kawasaki adalah sebelum hari ke-10 sejak demam pertama muncul guna mencegah kerusakan jantung permanen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved