Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Mitos atau Fakta, Benarkah Air Dingin Bisa Atasi Penyakit Jantung?

Muhammad Ghifari A
16/2/2026 12:01
Mitos atau Fakta, Benarkah Air Dingin Bisa Atasi Penyakit Jantung?
Ilustrasi.(freepik)

DI tengah cuaca panas, minum air dingin memang terasa menyegarkan. Namun, ada mitos yang mempertanyakan apakah air dingin justru bisa menjadi terapi bagi penyakit jantung. Menanggapi hal ini, para ahli kesehatan justru memberikan peringatan mengenai risiko yang mengintai di balik kebiasaan tersebut.

Risiko Vasospasme Mendadak

Bukannya mengobati, konsumsi air dingin yang terlalu ekstrem dan tiba-tiba justru berisiko memicu vasospasme. Dr. (Col.) Manjinder Sandhu, Direktur Utama Kardiologi dari Max Hospital, Gurugram, menjelaskan bahwa suhu dingin yang ekstrem bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah secara mendadak apalagi pasien dengan kolestrol.

"Minum air dingin dalam jumlah besar secara tiba-tiba sebenarnya dapat menimbulkan konsekuensi buruk karena menyebabkan vasospasme mendadak pada pembuluh darah arteri," jelas Dr. Sandhu.

Bahaya Minum Dingin bagi Pasien Jantung

Bagi individu yang sudah memiliki riwayat penyakit jantung, air dingin bisa menjadi pemicu aritmia atau gangguan irama jantung. Dr. Sandhu menekankan bahwa pasien jantung harus ekstra waspada terhadap suhu minuman mereka.

"Pasien jantung harus berhati-hati agar tidak minum air dingin secara berlebihan karena dapat memicu aritmia jantung dan juga dapat menyebabkan vasospasme yang terkadang bisa memicu serangan jantung," tambah dr Sandhu.

Rekomendasi Pakar Kesehatan

Sebagian besar ahli medis sepakat bahwa air dengan suhu ruangan adalah pilihan terbaik untuk menjaga hidrasi. Selain itu, banyak pakar kesehatan juga merekomendasikan air hangat, terutama setelah makan, karena dianggap lebih ramah bagi proses pencernaan dan tidak menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Indikator hidrasi yang paling akurat bukanlah rasa haus, melainkan warna urine. Jika urine berwarna gelap, itu menandakan tubuh memerlukan cairan tambahan. Dibandingkan mengandalkan air dingin, konsumsi buah-buahan seperti semangka atau mentimun jauh lebih disarankan sebagai sumber hidrasi alami yang aman bagi kinerja jantung.

Kesimpulannya, anggapan bahwa air dingin dapat mengatasi penyakit jantung hanyalah mitos yang tidak memiliki dasar ilmiah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengutamakan air suhu ruangan demi menjaga stabilitas kerja jantung. (Times Entertainment/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik