Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PARA tidak mengetahui mengapa wanita tersebut tidak kunjung sembuh setelah diberi obat untuk anemia dan infeksi bakteri di perutnya. Namun tak lama kemudian, pemindaian medis terhadap tubuh wanita berusia 75 tahun dari Provinsi Hunan, Tiongkok, itu mengungkapkan masalahnya.
Dilansir dari Daily Mail, wanita itu merasakan sensasi 'terbakar' di kaki. Ia didiagnosis menderita infeksi cacing otak Selama prosedur endoskopi, cacing tambang hidup ditemukan di dalam usus kecilnya dan telur-telur cacing tersebut kemudian ditemukan di dalam fesesnya.
Wanita tersebut pertama kali pergi ke dokter setelah mengalami kurang nafsu makan, lemas, sulit tidur dan pusing, seperti yang dijelaskan dalam sebuah artikel di Journal of Medical Case Reports.
Karena wanita tersebut tidak menunjukkan gejala-gejala cacing tambang yang biasa seperti sakit perut dan diare, para dokter mencoba opsi lain terlebih dahulu, jelas para peneliti. Namun, parasit (cacing yang memakan darah dinding usus) juga dapat menyebabkan hal-hal seperti kelelahan dan anemia, yang memang dideritanya.
Provinsi tempat wanita tersebut tinggal sebenarnya dilaporkan telah membuat kemajuan yang signifikan dalam mengendalikan cacing tambang. Infeksi turun menjadi 0,43% pada tahun 2020 dari puncaknya pada tahun 1994 yang mencapai sekitar 23%.
Wanita itu diberi pil dan anemianya sembuh, menurut laporan tersebut. (H-4)
Masih tingginya kasus anemia akibat kekurangan zat besi pada anak Indonesia menjadi tantangan menuju Generasi Emas 2045.
Kekurangan zat besi pada balita bukan hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga berdampak pada kecerdasan anak.
Program Cek Kesehatan Gratis ini tidak sekadar layanan medis, tapi sebuah upaya mengubah pola pikir masyarakat terhadap kesehatan.
KESEHATAN gigi dan anemia masih menjadi gangguan kesehatan yang sering ditemukan dalam program cek kesehatan gratis (CKG) di sekolah. Salah satunya di SMA Negeri 1 Baturaden.
Penelitian menunjukkan ibu-ibu di Indonesia lebih dari 30%-40% anemia yang berdampak pada lemahnya imunitas tubuh.
Bayi yang mengalami anemia akan mengalami gejala klinis berupa iritabel atau merengek, lesu, dada berdebar-debar, sakit kepala sampai dengan tidak lincah saat berlari.
PENELITIAN di Finlandia menemukan hubungan antara mikrobioma atau bakteri usus tertentu dan depresi. Hasil penelitian itu dimuat dalam laman Science.
Kesehatan pencernaan adalah fondasi dari kesejahteraan tubuh secara menyeluruh. Sayangnya, banyak orang masih mengabaikan peran penting sistem cerna—khususnya usus.
Pola pencegahan penyakit dimulai dari pencernaan yang mampu menyerap nutrisi dari dalam tubuh melalui pencernaan yang baik sehingga nutrisi yang dikonsumsi dapat dicerna.
Jangan bicara saat makan! Temukan alasan kesehatan & etika di baliknya. Hindari tersedak, gangguan pencernaan, dan tunjukkan sopan santun. Klik & simak selengkapnya!
KENTUT merupakan bagian alami tubuh untuk membuang gas. Tak jarang, seseorang yang kentut dan hal tersebut wajar. Namun, apabila bayi sering kentut, apakah normal?
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved