Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA merupakan negara dengan jumlah penderita Tuberkulosis (Tb ), yang diakibatkan infeksi dari Mycobacterium tuberculosis, terbanyak nomor dua di dunia setelah India. Tb masih merupakan masalah Kesehatan masyarakat (public health concern), baik secara infeksi baru, morbiditas, dan mortalitas.
Pemerintah pun telah mencanangkan program percepatan penanganan tuberkulosis (Quick Win TBC) untuk menurunkan angka Tb di Indonesia. Penanggulangan Tb juga memerlukan intervensi di bidang ekonomi, yaitu dengan mengatasi persoalan kemiskinan
Ketua Annual Scientific Meeting (ASM) 2025 UGM, Prof. dr. Yanri Wijayanti Subronto, Ph.D., Sp.PD-KPTI mengungkapkan, penyakit Tb menular melalui penyebaran droplet (cairan hidung dan mulut) dari orang yang sakit ke orang yang sehat. Bakteri Mycobacterium tuberculosis memiliki mekanisme bertahan yang kuat sehingga menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan.
“Bakteri bisa melawan daya tahan tubuh. Bisa menginvasi, bertahan dalam tubuh, dan menunggu daya tahan tubuh manusia melemah sebelum menjadi aktif secara klinis,” terang Prof Yanri saat konferensi pers Annual Scientific Meeting (ASM) dengan tema "Penanggulangan Tuberkulosis dalam Perspektif 6 Pilar Transformasi Bidang Kesehatan" di Rumah Sakit Akademik UGM, Sabtu (15/2).
Dari 100 persen populasi yang terpapar bakteri Tb, hanya sekitar 10-15 persen yang benar-benar jatuh sakit. Dari yang jatuh sakit, sekitar 5-10 persen mengalami Tb berat.
"Penularan hari ini membutuhkan waktu lama hingga menjadi manifes sakit," kata dia.
Oleh sebab itu, ia pun menyebut, pentingnya menjaga daya tahan tubuh yang baik, baik lewat pola hidup sehat maupun menjaga lingkungan tempat tinggal yang sehat. Di samping itu, kelompok rentan juga perlu mendapat perhatian, yaitu mereka yang berusia di bawah usia 8 tahun, lansia, ataupun mereka yang memiliki imun lemah.
Dalam upaya memberantas Tb, upaya preventif dan promotif juga penting untuk meningkatkan kesadaran, mendeteksi dini, dan memberikan dukungan pengobatan kepada pasien Tb.
Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Prof dr Yodi Mahendradhata, M.Sc, Ph.D, FRSPH menambahkan, TBC merupakan penyakit yang sangat terkait dengan kemiskinan dan pemukiman yang kurang sehat.
Ia mengatakan, secara historis, Tb pada abad 19 menjadi penyakit pembunuh nomor 1 di Eropa. Setelah kemiskinan berkurang, kasus TBC pun jauh berkurang dan dibarengi pengobatan.
Oleh sebab itu, penanggulangannya sangat perlu keterlibatan masyakarat melalui upaya kesehatan berbasis masyarakat Bersama fasilitas Kesehatan tingkat primer dan seluruh perangkat daerah non-dinas Kesehatan.
"Diperlukan praktek baik kegiatan terkait penanggulangan Tb di tingkat masyarakat," kata dia.
Tuberkulosis merupakan contoh baik untuk melihat penanggulangan suatu penyakit dengan 6 pilar Transformasi Bidang Kesehatan, mulai dari Transformasi Layanan Primer, Layanan Rujukan, Sistem Ketahanan Kesehaten, Sistem Pembiayaan Kesehatan, SDM Kesehatan, hingga Teknologi Kesehatan. (H-2)
Dengan asumsi satu alat dapat melayani 3.000 pasien, Benjamin memperkirakan 60.000 warga Makassar dapat diperiksa pada tahun 2026.
Peneliti Universitas Basel kembangkan tes sel tunggal untuk membedakan antibiotik yang hanya menghambat pertumbuhan dan yang benar-benar membunuh bakteri.
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Peneliti BRIN mengembangkan Tuberculosis Colorimetric Sensor, yaitu sensor deteksi cepat berbasis metode colorimetric.
Dari tahun 2023 hingga 2024, terdapat 737 mahasiswa dari 13 provinsi di Indonesia yang telah menjadi TB Rangers.
Kampanye itu mendeteksi pengidap Tb kemudian mengobati hingga tuntas sampai betul-betul sembuh.
KABUPATEN Karawang, Jawa Barat, memiliki target bebas tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030 dan sedang berupaya mencapainya melalui berbagai program.
SEBANYAK 3.593 warga di Kota Tasikmalaya terindikasi positif mengidap penyakit tuberkulosis (TB) sejak Januari hingga November 2025.
Kementerian Kesehatan melakukan penyuluhan kepada masyarakat luas untuk pencegahan dan pemberantasan TBC.
Spesialis pulmonologi itu kini diberi tugas mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tuberkulosis (TBC).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas inovasi, konsistensi, dan kolaborasi Pemkot Tangsel dalam mendorong kesehatan masyarakat.
Pemeriksaan dan sosialisasi TB (Tuberkulosis) atau TBC tersebut untuk mengantisipasi ppenularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved