Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Tuberkulosis Menular Lewat Udara, Ini 6 Cara Pencegahannya

Abi Rama
21/1/2026 12:05
Tuberkulosis Menular Lewat Udara, Ini 6 Cara Pencegahannya
Ilustrasi(freepik)

TUBERKULOSIS (Tb) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jumlah kasus Tb diperkirakan mencapai 1.060.000 kasus hingga Maret 2024. Penyakit yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis ini menyebar melalui udara dan dapat menyerang siapa saja, terutama mereka dengan sistem imun yang lemah.

Karena penularannya yang tak terlihat dan semakin banyak kasus baru setiap tahun, langkah pencegahan menjadi kunci penting untuk melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. 

6 Cara Pencegahan

Berikut ini adalah enam cara utama yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan tuberkulosis.

1. Menjalani Pengobatan Tb Secara Tuntas

Bagi pasien dengan Tb aktif, pengobatan yang disiplin dan lengkap adalah langkah utama dalam mencegah penularan. Pengobatan dilakukan dengan minum obat secara teratur selama 6-12 bulan sesuai anjuran dokter.

Tujuan utama pengobatan adalah menurunkan jumlah bakteri secara bertahap agar risiko menularkan penyakit kepada orang lain dapat diperkecil. Pengobatan yang tidak tuntas justru berpotensi memicu terjadinya Tb yang resisten terhadap obat.

2. Menutup Mulut Saat Batuk dan Bersin

Tuberkulosis dapat menular melalui percikan dahak dan air liur yang keluar saat batuk atau bersin. Untuk itu, menutup mulut dan hidung dengan benar sangat penting.

Gunakan tisu sekali pakai saat batuk atau bersin, kemudian segera buang ke tempat sampah. Jika tidak tersedia tisu, tutup mulut dengan siku bagian dalam dan hindari menutupnya dengan telapak tangan agar kuman tidak berpindah ke tangan, yang kemudian bisa menyebar melalui sentuhan. Setelah itu, cucilah tangan dengan sabun atau gunakan pembersih tangan berbahan alkohol.

3. Tidak Meludah atau Membuang Dahak Sembarangan

Membuang dahak secara sembarangan, terutama di tempat umum, meningkatkan kemungkinan bakteri Tb menyebar ke udara lalu terhirup oleh orang lain. Apabila ingin membuang dahak, lakukan di tempat seperti kamar mandi, lalu bersihkan dengan air dan cairan disinfektan agar bakteri tidak menyebar di permukaan atau udara.

4. Membatasi Interaksi Sosial

Karena penularan Tb terjadi melalui kontak udara, membatasi interaksi sosial terutama di tempat ramai menjadi salah satu cara penting mencegah penyebaran bakteri.

Bagi penderita Tb aktif, usahakan untuk:

  • Beraktivitas atau tidur di ruangan terpisah bila memungkinkan
  • Mengurangi waktu bepergian dan berada di tempat padat, terutama transportasi umum
  • Melakukan isolasi mandiri terutama jika menderita Tb resistan terhadap obat

Orang yang berkontak langsung dengan penderita Tb resistan obat juga dianjurkan menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan.

5. Memastikan Sinar Matahari Masuk ke Dalam Rumah

Bakteri penyebab Tb dapat bertahan hidup di udara selama 1-2 jam, tergantung paparan sinar matahari, kelembapan, dan ventilasi ruangan. Di lingkungan yang gelap, lembap, dan dingin, bakteri dapat bertahan lebih lama.

Sebaliknya, paparan sinar matahari langsung dapat membantu membunuh bakteri Tb. Oleh karena itu, membuka jendela dan tirai saat cuaca cerah serta menjaga sirkulasi udara rumah menjadi hal yang disarankan untuk mengurangi risiko penularan.

6. Menggunakan Masker dan Melindungi Kelompok Rentan

Karena Tb menular melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau bahkan berbicara, penggunaan masker menjadi langkah penting dalam pencegahan.

Masker membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan bakteri yang terbawa udara. Langkah ini sangat penting terutama jika Anda tinggal serumah dengan penderita Tb aktif.

Selain itu, penderita Tb aktif perlu membatasi kontak dengan kelompok rentan, seperti:

  • Anak-anak
  • Ibu hamil
  • Lansia
  • Penderita penyakit kronis seperti diabetes, kanker, atau autoimun
  • Orang yang hidup dengan HIV/AIDS
  • Penderita Tb laten
  • Orang yang baru terinfeksi bakteri Tb dalam dua tahun terakhir

Kelompok-kelompok ini memiliki sistem imun yang cenderung lebih lemah, sehingga risiko tertular lebih tinggi.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh dan Imunisasi Anak

Bagi orang sehat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta meningkatkan daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat menjadi upaya penting untuk menurunkan risiko tertular Tb Ini termasuk:

  • Makan makanan bergizi
  • Istirahat cukup
  • Berolahraga teratur
  • Tidak merokok

Untuk anak dan bayi, vaksinasi BCG sejak dini dianjurkan karena dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. (Alodokter/Kemenkes/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya