Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkenalkan wakil menteri baru yang diisi oleh dr Benjamin Paulus Octavianus, spesialis pulmonologi yang kini diberi tugas mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tuberkulosis (TBC).
"Bapak Presiden itu kan ada beberapa program utama. Tadi kita juga baru tahu ya di telepon sama Pak Mensesneg, bahwa dokter Benny (Benjamin) disuruh pegang MBG," kata Budi dalam temu media di Jakarta, Jumat (17/10).
Tugas lainnya yakni Wamenkes Benny diminta untuk membantu menangani masalah SDM kesehatan secara eksternal seperti dengan organisasi profesi, asosiasi, dan lainnya. Sementara itu, Budi juga menjelaskan tugas yang diberikan kepada Wakil Menteri Dante Saksono Harbuwono yakni program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Menurutnya tugas itu sudah sangat cocok dengan latar belakang Dante yang juga sebagai dokter spesialis penyakit dalam.
"Karena itu juga ada hubungannya sama penyakit tidak menular. Kalau CKG bagus, semua penyakit tidak menularnya turun tuh," ucapnya.
Tugas lainnya untuk Wamenkes Dante yakni diminta untuk mengurus SDM kesehatan di internal. Budi juga minta Dante untuk melengkapi keuangan kesehatan dan transformasi pembiayaan kesehatan.
"Karena BPJS Kesehatan harus pastikan memiliki uang yang cukup ke depannya. Guna bisa mendukung perkembangan rumah sakit-rumah sakit yang nanti banyak dikasih alat-alat mahal untuk mengatasi penyakit-penyakit tidak menular. Sehingga diperlukan strategi pembiayaan yang tepat," tuturnya.
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto melantik dr. Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan yang baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10). Kehadiran Benny yang memiliki latar belakang sebagai dokter spesialis paru diharapkan semakin memperkuat upaya percepatan transformasi kesehatan nasional, khususnya dalam eliminasi TBC. (M-2)
Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Yayasan Padepokan Pandan Ireng secara resmi mulai mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menegaskan pentingnya penguatan aspek regulasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved