Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH masalah krusial terkait pemberdayaan perempuan dan anak harus segera diatasi dengan langkah nyata. Dengan demikian, berbagai potensi yang dimiliki perempuan dan anak dapat menjadi salah satu pendorong dalam pencapaian target-target pembangunan nasional.
"Upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan langkah penting dalam proses pembangunan nasional. Karena perempuan yang berdaya dapat ikut menyejahterakan keluarga yang merupakan bagian terkecil dari suatu negara," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/2).
Selain itu, jelas Lestari, tumbuh kembang anak di lingkungan yang sehat berpotensi menciptakan generasi penerus yang berdaya saing di masa depan.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat sejumlah isu krusial di sektor pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dihadapi saat ini adalah perbaikan pola makan melalui peningkatan ketahanan pangan keluarga, proses penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat, dan dampak anak yang mengalami kecanduan gawai dan akses media sosial yang tidak bijak.
Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, sejumlah isu krusial itu harus segera diidentifikasi akar permasalahannya, sehingga upaya-upaya strategis dapat diambil untuk mengatasinya.
Berdasarkan catatan sejumlah isu krusial dari Kementerian PPPA, Rerie menilai, keterlibatan aktif sejumlah kementerian dan lembaga terkait sangat diharapkan dalam mengatasi sejumlah tantangan tersebut.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah mendorong agar kolaborasi antara kementerian dan lembaga terkait dalam penuntasan sejumlah isu krusial itu bisa segera dibangun.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah dapat segera mewujudkan pola pemberdayaan perempuan yang tepat dan sistem perlindungan anak yang mumpuni, demi mewujudkan cita-cita masyarakat yang adil dan makmur secara merata di masa depan. (*/Z-2)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved