Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Sabtu, 26 Januari 2025. Berdasarkan pemantauan, sirkulasi siklonik terdeteksi di perairan barat Kalimantan Barat, Samudra Hindia, dan Samudra Pasifik utara Papua.
Kondisi ini memicu perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di beberapa wilayah, seperti Samudra Hindia barat daya Jawa dan Laut Natuna.
Fenomena ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan tinggi gelombang di sekitar area siklonik serta sepanjang zona konvergensi.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut memicu peluang hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, disertai cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai. Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:
BMKG juga mengingatkan adanya peningkatan kecepatan angin hingga lebih dari 25 knot yang terpantau di Laut China Selatan dan Laut Filipina, yang dapat memicu kenaikan tinggi gelombang di perairan tersebut.
Berikut adalah prakiraan cuaca untuk beberapa wilayah Indonesia:
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca ini merupakan gambaran umum. Untuk informasi lebih spesifik dan terbaru yang diperbarui setiap 3 jam, masyarakat disarankan memantau melalui aplikasi Info BMKG (tersedia di Play Store dan App Store) atau mengunjungi situs web dan media sosial resmi BMKG. (BMKG/Z-10)
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di 12 wilayah Sumatra Barat jelang Lebaran 2026 akibat konvergensi udara. Cek daftar wilayah dan jadwal cuaca.
BMKG rilis peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia akibat pengaruh eks-siklon tropis Nuri. Cek daftar wilayahnya.
BMKG ungkap potensi hujan lebat akibat aktivitas dua bibit siklon tropis.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved