Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KARBOHIDRAT adalah salah satu dari tiga makronutrien utama selain protein dan lemak yang dibutuhkan tubuh untuk mendapatkan energi.
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh dan berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, terutama untuk memberi bahan bakar bagi otak dan sistem saraf pusat.
Karbohidrat terdiri dari molekul gula yang dapat dipecah dan digunakan oleh tubuh sebagai energi.
Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana seperti gula dan makanan olahan, dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Karbohidrat berlebih yang tidak digunakan oleh tubuh sebagai energi akan disimpan dalam bentuk lemak. Ini bisa menyebabkan penambahan berat badan atau bahkan obesitas jika asupan karbohidrat tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.
Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat sederhana (seperti gula) dapat menyebabkan lonjakan cepat kadar gula darah. Ini kemudian diikuti oleh penurunan yang cepat pula, yang bisa membuat Anda merasa lelah, lesu, atau bahkan pusing.
Konsumsi karbohidrat berlebihan, terutama yang tinggi gula, dapat menyebabkan penurunan respons insulin tubuh. Jika insulin tidak dapat bekerja dengan baik, ini dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Makanan tinggi karbohidrat sederhana dapat meningkatkan kadar trigliserida (lemak darah), yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Kadar trigliserida yang tinggi dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan masalah jantung lainnya.
Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi karbohidrat berlebih, terutama yang berasal dari makanan olahan, dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, terutama kanker usus besar.
Makanan yang kaya akan karbohidrat sederhana dan rendah serat dapat mengganggu sistem pencernaan dan menyebabkan konstipasi atau masalah pencernaan lainnya. Karbohidrat kompleks yang kaya serat lebih baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Setelah lonjakan gula darah, tubuh bisa merasakan penurunan energi yang cepat, menyebabkan rasa lelah atau lemas. Mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah besar dapat menyebabkan fluktuasi energi yang dramatis sepanjang hari.
Kadar gula darah yang tidak stabil bisa memengaruhi kadar hormon dan neurotransmitter, yang pada gilirannya dapat memengaruhi mood. Depresi, cemas, atau perasaan mudah marah sering dikaitkan dengan pola makan yang mengandung terlalu banyak karbohidrat.
Makanan tinggi karbohidrat dapat meningkatkan glycation, yaitu proses di mana molekul gula menempel pada protein, termasuk kolagen. Ini dapat menyebabkan kerusakan kulit, seperti munculnya keriput lebih cepat dan hilangnya elastisitas kulit.
Karbohidrat merupakan komponen penting dalam diet yang sehat, tetapi keseimbangan adalah kunci. Mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang wajar dan memilih sumber yang sehat seperti biji-bijian utuh, sayuran, dan buah lebih bermanfaat bagi kesehatan dibandingkan dengan konsumsi karbohidrat olahan atau berlebihan. (Z-12)
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Banyak orang mengeluhkan rasa cepat lapar setelah makan mi instan, padahal makanan ini sering dianggap praktis dan mengenyangkan.
Setiap sendok nasi putih yang tampak sederhana ternyata menyimpan risiko besar bagi kesehatan.
Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh terutama dalam memasok energi ke otak.
Banyak orang yang tengah berdiet memilih menghindari karbohidrat demi menurunkan berat badan lebih cepat. Padahal, langkah ekstrem ini justru bisa berdampak buruk bagi tubuh.
Untuk menentukan porsi karbohidrat, seperti nasi, pasta, kentang atau karbohidrat lainnya, ukurlah dengan satu kepalan tangan.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
MUSIKUS Maia Estianty kini lebih mementingkan aspek kesehatan tubuh saat usianya menginjak 50 tahun. Keluhan pada bagian sendi dan tulang yang mulai muncul membuatnya lebih waspada.
Penyanyi yang kerap disebut Bunda Maia tersebut mengatakan keluhan fisik sudah ia rasakan sejak memasuki usia 40 tahun.
Beragam jenis buah seperti kiwi, apel, pisang, dan buah beri terbukti membantu menjaga kesehatan tubuh menurut riset kesehatan internasional.
Penelitian terbaru menjelaskan radikal bebas tidak hanya menyebabkan kerusakan, tetapi juga berperan penting dalam respirasi, imun, dan kesehatan tubuh.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kacang hijau mengandung senyawa bioaktif dan gizi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved