Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer yang sedang aktif dan memengaruhi pola cuaca di Indonesia, saat ini terbentuk bibit siklon tropis 97S yang diprakirakan berada di sekitar Samudra Hindia Selatan Lampung dan membentuk daerah konvergensi memanjang dari Banten hingga Jawa Timur dan di Samudra Hindia Selatan Jawa.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sirkulasi siklonik berada di perairan barat Aceh, laut timur dan Kalimantan Barat yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Aceh dan NTT hingga laut timur dan Selat Karimata. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis atau sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi serta konfluensi.
“Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat dan cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai meliputi wilayah Aceh, Bengkulu, Kepulauan Riau, Jambi, Riau, Lampung, sebagian besar Sulawesi, Jawa, sebagian besar Kalimantan, Bali, NTT, NTB, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat,” ungkap Prakirawan Zhenny M Husnah di Youtube BMKG, Sabtu (11/1).
Sementara itu, gelombang tinggi yang perlu diwaspadai terjadi di laut utara Natuna Utara, perairan Kepulauan Anambas, dan Selat Karimata Utara dengan ketinggian mencapai 2,5 meter hingga 4 meter.
“Kami juga mengingatkan ada potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi di beberapa pesisir wilayah seperti di Jambi, Banten, Jakarta, NTB, hingga Maluku,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, BMKG memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada Sabtu.
"Hari ini terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan di Kota Medan dan Pekanbaru," ujar Zhenny.
Masyarakat perlu mewaspadai adanya potensi hujan disertai dengan petir di Kota Tanjung Pinang dan Padang. Sementara cuaca di Kota Jambi, Lampung, dan Pangkalpinang berpotensi hujan dengan intensitas ringan. Cuaca hujan disertai petir diprakirakan terjadi di Kota Bengkulu dan Palembang.
"Beralih ke Pulau Jawa, pada Sabtu, diprakirakan hujan dengan intensitas ringan di Kota Serang, Jakarta, Bandung, dan juga Yogyakarta," ujarnya.
Kemudian terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang di Kota Semarang dan Surabaya.
"Di Pulau Bali dan Nusa Tenggara, hari ini berpotensi hujan dengan intensitas ringan di Kota Mataram," kata dia.
Masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan hujan disertai dengan petir di Kota Denpasar dan Kupang.
Untuk Pulau Kalimantan, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan di Kota Palangka Raya dan Samarinda. Sementara cuaca hujan disertai petir diprediksi terjadi di Kota Pontianak, Banjarmasin, dan Tanjung Selor.
Di Pulau Sulawesi, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan di Kota Manado dan Kendari. Kemudian potensi hujan dengan intensitas sedang di Kota Palu dan Makassar. Masyarakat agar mewaspadai potensi hujan disertai petir di Kota Mamuju.
"Untuk wilayah timur Indonesia, pada Sabtu, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan di Kota Ternate, Sorong, Ambon, Jayapura, dan Jayawijaya," jelasnya.
Kemudian cuaca di Kota Nabire dan Merauke berpotensi hujan dengan intensitas sedang. (Z-9)
GEMPA bumi terjadi di Bekasi, 14 kilometer Tenggara Kabupaten Bekasi. BMKG melaporkan gempa dengan magnitudo 4,9 dengan kedalaman 10 kilometer terjadi pada 19:54 WIB.
BMKG merilis prakiraan cuaca untuk Selasa, 29 Juli 2025. Berbagai kondisi cuaca seperti berawan, udara kabur, hujan ringan hingga sedang
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca sepekan ke depan, menyusul terbentuknya sistem tekanan rendah dan aktivitas dinamika atmosfer yang meningkat di wilayah Indonesia.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut mayoritas kota besar di Indonesia akan dilanda hujan disertai petir pada hari ini, Minggu, (23/3).
Siklon tropis ini terpantau di Samudra Hindia Selatan Pulau Jawa dan menyebabkan angin Baratan yang menguat di wilayah Jawa Tengah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau berbagai fenomena atmosfer yang diperkirakan akan mempengaruhi cuaca ekstrem di Indonesia dalam sepekan ke depan.
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi meminta otoritas terkait memperpanjang durasi penerapan teknologi modifikasi cuaca hingga potensi hujan ekstrem bisa lebih rendah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca cerah berawan sampai hujan intensitas ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada 21 Januari 2026.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi mendominasi sejumlah wilayah Minggu, 18 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved