Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Berdasarkan pantauan terbaru, terdapat gangguan atmosfer di wilayah utara Indonesia, khususnya di Laut Cina Selatan sebelah barat Filipina, berupa Siklon Tropis YINXING. Siklon ini diketahui memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 95 knot dan diperkirakan masih akan aktif selama tiga hari mendatang. Meskipun letaknya cukup jauh dari wilayah Indonesia, Siklon Tropis YINXING tetap berpotensi meningkatkan risiko cuaca ekstrem di sejumlah daerah.
Selain itu, BMKG juga mencatat adanya sirkulasi siklonik di sekitar Laut Natuna Utara dan Samudra Hindia sebelah barat Lampung. Sirkulasi siklonik ini membentuk area pertemuan serta perlambatan angin, yang pada gilirannya dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut. Keadaan ini diperkirakan dapat berdampak pada cuaca di beberapa wilayah Indonesia.
Di sebagian wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi, potensi hujan sedang hingga lebat akan muncul, khususnya pada sore hingga menjelang malam hari. Pola hujan ini umumnya terjadi pada masa peralihan atau transisi ke musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga November. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini untuk periode 8 - 14 November 2024 bagi beberapa daerah yang diperkirakan akan mengalami cuaca ekstrem.
Potensi hujan sedang hingga lebat, yang disertai petir dan angin kencang, diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Sumatra seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung. Di Pulau Jawa, daerah-daerah seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur diprediksi juga akan mengalami kondisi serupa. Demikian pula wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta beberapa provinsi di Kalimantan seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Cuaca ekstrem juga diprediksi akan melanda wilayah Sulawesi, Maluku Utara, dan wilayah-wilayah di Papua. Sementara itu, angin kencang berpotensi melanda Papua Selatan, yang memerlukan kewaspadaan ekstra dari masyarakat di daerah tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mulai membersihkan lingkungan, memperkuat bangunan dan infrastruktur, serta menyiapkan perlengkapan darurat untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem lainnya. Masyarakat juga diharapkan menghindari daerah-daerah rawan bencana dan mengenali potensi bencana di sekitar mereka. Penting juga untuk secara rutin memperbarui informasi dari BMKG terkait prakiraan cuaca dan protokol evakuasi jika terjadi bencana.
BMKG menyarankan masyarakat untuk terus memantau informasi terkini melalui situs resmi BMKG di https://www.bmkg.go.id, media sosial BMKG di @infobmkg, atau aplikasi InfoBMKG. Dengan kesiapsiagaan yang baik, masyarakat diharapkan dapat meminimalkan dampak dari cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi dalam sepekan ke depan. (Z-9)
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BERDASARKAN analisis dinamika atmosfer terbaru, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 11 Februari 2026, diprediksi mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
DINAMIKA atmosfer saat ini menunjukkan Siklon Tropis Mitchell yang berada di perairan barat Australia semakin bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampaknya tidak lagi signifikan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Meski secara umum cuaca terpantau stabil, BMKG menyebut potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat Sumatra Utara pada Jumat, 6 Februari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca signifikan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 6 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved