Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Kamis, 17 Juli 2025, dengan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.
Depresi Tropis 96W terpantau di Samudera Pasifik Timur, Filipina, dengan tekanan udara minimum 1006 hektopaskal dan pergerakan menuju barat. Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan pertemuan angin yang memanjang di Laut Filipina serta perairan Timur Filipina.
Fenomena ini berpotensi menginduksi peningkatan kecepatan angin (low-level jet) di Samudera Pasifik Utara, sekitar Pulau Halmahera. Potensi bibit siklon tropis ini untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan terklasifikasi tinggi.
Selain itu, bibit siklon tropis 90S terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Bengkulu dengan tekanan udara minimum 1006 hektopaskal dan pergerakan ke arah selatan barat daya.
Sistem ini juga membentuk daerah konvergensi yang memanjang di Samudera Hindia Barat Lampung dan meningkatkan kecepatan angin di Samudera Hindia Barat Daya Banten hingga Barat Daya Lampung. Potensi bibit siklon tropis ini untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori sedang hingga tinggi.
Berikut adalah beberapa daerah yang terpantau mengalami konvergensi dan pertemuan angin yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan:
Kondisi ini menyebabkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang perlu diwaspadai, terutama di wilayah Aceh, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Waspada juga terhadap potensi angin kencang di wilayah Banten, Bali, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara.
Peningkatan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 25 knots terpantau di beberapa perairan, yang dapat meningkatkan ketinggian gelombang, seperti di:
Waspadai gelombang tinggi antara 2,5 hingga 4 meter di wilayah-wilayah berikut:
Selain itu, waspadai juga potensi banjir rob di beberapa wilayah pesisir, seperti:
Berikut adalah prakiraan cuaca dan suhu untuk Kamis, 17 Juli 2025, di beberapa kota besar di Indonesia:
Untuk informasi cuaca yang lebih spesifik dan terkini, Anda dapat memantau aplikasi info BMKG yang tersedia di App Store, Play Store, atau kunjungi website bmkg.go.id dan media sosial kami di @info.bmkg.
Demikian informasi cuaca yang dapat disampaikan, terima kasih, dan tetap waspada. (Z-10)
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menyampaikan curah hujan pada Maret 2026 dan musim arus mudik Lebaran 2026 masih tergolong tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Kondisi cuaca di Jawa Tengah masih diguyur hujan ringan-sedang secara merata pada Senin (2/3), bahkan cuaca ekstrem meningkat di 25 daerah.
KONDISI cuaca di sejumlah lokasi di Bali masih belum normal. Selain masih diliputi mendung dan hujan ringan juga berhembus angin cukup kencang hingga menumbangkan pohon.
BALAI Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi peningkatan air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Bali.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG peringatkan gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Sumatera Utara 18–20 Feb 2026. Nelayan diminta waspada terhadap keselamatan pelayaran.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selanjutnya gelombang tinggi juga akan berlanjut ke arah Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved