Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi di 12 daerah di Jawa Tengah Jumat (8/11), banjir air laut pasang (rob) juga masih merendam sejumlah daerah di Pantura diperkirakan masih akan berlangsung Kamis (14/11) mendatang.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (8/11) banjir air laut pasang (rob) kembali merendam di kawasan pesisir Pantura Jawa Tengah seperti Demak, Semarang, Kendal, Batang dan Pekalongan, banjir dengan ketinggian berkisar 0,6-1,1 meter tersebut Mukai menunggu pukul 01.09-04.00 WIB.
Meskipun maalam-dini hari sebelumnya hujan ringan-lebat mengguyur hampir semua daerah di Jawa Tengah, pada pagi cuaca di daerah di provinsi ini pada umumnya cerah berawan dan berawan, namun. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan ringan-lebat masih berpotensi mengguyur sebagian besar daerah pada siang/sore-awal malam.
"Hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir kembali berpeluang terjadi di 12 daerah di Jawa Tengah hari ini," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Noor Jannah Indriyani Jumat (8/11).
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca pada pukul 05.30 WIB, lanjut Noor Jannah Indriyani, hujan lebat dan dapat menjadi ekstrem berpotensi terjadi di Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Bumiayu dan Majenang.
Hujan ringan-sedang, menurut Noor Jannah Indriyani, berpotensi mengguyur di Kebumen, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, Blora, Rembang, Kendal, Batang dan Pemalang, sedangkan hujan ringan diperkirakan turun di Cilacap, Klaten, Sukoharjo, Sragen, Purwodadi, Demak, Ungaran, Brebes, Surakarta, Salatiga dan Ambarawa.
Angin pada umumnya bertiup dari barat laut ke timur dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam, ungkap Noor Jannah Indriyani, suhu udara berkisar 19-35 derajat celcius dan kelembaban udara 45-95 persen. "Ketinggian gelombang laut di perairan utara 0,2-0,5 meter dan di perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter," tambahnya.
Sementara itu Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto mengatakan banjir air laut pasang masih menjadi ancaman serius di sejumlah daerah pesisir Pantura Jawa Tengah, banjir rob merendam mulai meningkat setiap pukul 24.00 WIB dan mencapai puncak pada pukul 01.00-04.00 WIB dengan ketinggian 1,1 meter.
Dampak banjir air laut pasang (rob) ini, demikian Sediyanto, akan mengganggu sejumlah aktivitas warga di pesisir seperti transportasi, bongkar muat di pelabuhan, budidaya ikan darat dan petani garam. "Kita minta warga beraktivitas dan tinggal di pesisir untuk waspada rob, karena datang tengah malam hingga dini hari," imbuhnya. (H-2)
Potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran pada umumnya terjadi di kawasan pegunungan dan dataran tinggi di Jawa Tengah bagian barat, tengah dan selatan.
BMKG memberikan peringatan kepada warga untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin ribut akibat cuaca ekstrem.
GELOMBANG setinggi 2,5-4 meter disertai hujan badai berlangsung di perairan selatan Jawa Tengah Minggu (8/2) berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
CUACA ekstrem akan kembali terjadi di puluhan daerah di Jawa Tengah pada Selasa, 27 Januari 2026 hingga Rabu, 28 Januari 2026 dengan status siaga.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
CUACA ekstrem di Jawa Tengah masih berpotensi berlangsung hingga Minggu (18/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved