Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GENERASI Z (Gen Z) sering kali kurang menyadari pentingnya asuransi kesehatan. Mereka harus menyadari pentingnya asuransi kesehatan karena beberapa alasan penting, yang dapat membantu mereka menjaga kesehatan fisik, finansial, dan mental mereka di masa depan.
Presiden Direktur PT Zurich Topas Life Richard Ferryanto menjelaskan bahwa asuransi kesehatan itu sebaiknya dimulai sejak dini.
Sekarang ini, Gen Z memiliki kondisi finansial yang baik dan kemudahan. Meskipun begitu, risiko kehidupan itu tetap saja muncul.
"Rasanya sejak dini ya, asuransi kesehatan itu dan asuransi jiwa itu diperlukan. Apalagi kalau kita melihat kan sekarang generasi Z itu juga memang secara mungkin finansial mereka juga baik dan juga diberikan kemudahan. Akan tetapi, risiko kehidupan itu tetap ada bahwa misalnya kita hidup lebih panjang, tapi tanpa keuangan cukup. Atau kehidupan lebih pendek mungkin karena penyakit atau kecelakaan," jelasnya saat ditemui di Graha Zurich, Jakarta Selatan, Senin (25/11).
Ia menambahkan, kunci untuk membeli asuransi kesehatan itu harus sedini mungkin karena biaya lebih murah serta belum memiliki kondisi kesehatan tertentu (penyakit).
"Kuncinya kalau membeli asuransi kesehatan atau jiwa itu belinya sedini mungkin. Karena kan memang secara biaya lebih murah dan kita juga belum mengalami kondisi kesehatan tertentu gitu ya. Dan juga selagi memang ada penghasilan itu memang ya perlu disisikan," tambahnya.
Selain itu ada beberapa alasan lain yang membuat asuransi kesehatan ini penting bagi generasi Z. Berikut adalah alasan lengkapnya.
1. Masalah Kesehatan yang tidak Terduga
Meskipun banyak dari Gen Z mungkin merasa sehat dan jarang membutuhkan layanan medis, penyakit atau kecelakaan dapat terjadi kapan saja. Tidak ada yang bisa memprediksi kapan mereka akan membutuhkan perawatan medis yang mendesak. Tanpa asuransi kesehatan, biaya perawatan medis bisa sangat mahal, yang berpotensi membebani keuangan mereka.
2. Biaya Perawatan Kesehatan yang Meningkat
Biaya perawatan kesehatan terus meningkat dari tahun ke tahun. Pemeriksaan rutin, perawatan rumah sakit, obat-obatan, atau rawat inap bisa menguras tabungan jika tanpa asuransi.
Asuransi kesehatan membantu menanggung sebagian besar biaya ini, mengurangi beban keuangan yang mungkin mereka hadapi jika terjadi masalah kesehatan.
3. Meningkatkan Akses ke Layanan Kesehatan
Asuransi kesehatan memberikan akses yang lebih mudah dan lebih cepat ke berbagai layanan kesehatan. Gen Z, yang mungkin masih berkuliah atau baru memulai karier, mungkin tidak memiliki cukup waktu atau sumber daya untuk membayar biaya kesehatan penuh tanpa asuransi.
Dengan asuransi, mereka dapat mendapatkan pengobatan preventif, pemeriksaan kesehatan, dan perawatan medis tanpa merasa khawatir tentang biaya yang sangat tinggi.
4. Mengatasi Masalah Keuangan di Masa Depan
Jika seseorang menghindari asuransi kesehatan, mereka mungkin akan merasa kesulitan ketika membutuhkan perawatan medis mendesak yang mahal. Ini bisa menyebabkan utang medis yang sangat besar.
Dengan memiliki asuransi, mereka dapat melindungi masa depan finansial mereka dari kejadian tak terduga yang dapat merusak keuangan mereka, terutama di masa muda ketika mereka masih berusaha membangun kestabilan finansial.
5. Pengelolaan Kesehatan Mental
Gen Z juga menghadapi tekanan mental yang tinggi, seperti kecemasan dan depresi, yang semakin umum terjadi di kalangan mereka. Asuransi kesehatan tidak hanya mencakup perawatan fisik, tetapi juga bisa mencakup layanan kesehatan mental seperti terapi atau konseling, yang sangat penting untuk mendukung kesejahteraan mental.
6. Mendukung Pola Hidup Sehat dan Preventif
Asuransi kesehatan sering kali mencakup pemeriksaan rutin, vaksinasi, dan perawatan preventif lainnya yang dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan sejak dini.
Mengadopsi pola hidup sehat yang melibatkan pemeriksaan rutin dapat membantu Gen Z menghindari penyakit serius di masa depan.
7. Menghadapi Perubahan Demografi dan Risiko Kesehatan
Ketika Gen Z mulai memasuki dunia kerja, mereka akan lebih rentan terhadap stres pekerjaan, gaya hidup tidak sehat, dan penyakit terkait usia yang lebih tua.
Asuransi kesehatan dapat membantu mengatasi biaya dan risiko yang mungkin muncul seiring bertambahnya usia.
8. Keamanan dan Perlindungan Finansial
Di era ekonomi dan perubahan sistem kesehatan, memiliki asuransi kesehatan adalah cara untuk memberikan rasa aman. Ini memberikan perlindungan terhadap risiko keuangan yang dihadapi akibat perawatan medis yang mahal.
9. Meningkatkan Kualitas Hidup
Dengan memastikan kesehatan fisik dan mental tetap terjaga tanpa khawatir soal biaya, Gen Z bisa lebih fokus pada pencapaian tujuan hidup mereka, seperti karir, pendidikan, dan tujuan pribadi lainnya.
Asuransi kesehatan membantu memastikan bahwa mereka memiliki kesempatan untuk menjalani hidup dengan kualitas yang lebih baik.
10. Membangun Kebiasaan Keuangan yang Baik
Memahami pentingnya asuransi kesehatan dapat mengajarkan Gen Z untuk lebih peduli dengan perencanaan keuangan jangka panjang mereka. Hal ini mengajarkan mereka untuk tidak hanya berpikir tentang pengeluaran sehari-hari, tetapi juga mempersiapkan diri untuk kebutuhan mendatang, termasuk dalam hal kesehatan.
Dengan begitu banyak manfaat, penting bagi Gen Z untuk mulai merencanakan dan memahami pentingnya asuransi kesehatan, bahkan pada usia muda, agar dapat menikmati kehidupan yang lebih sehat dan bebas dari kecemasan finansial di masa depan. (Z-1)
Penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 menjadi tonggak baru dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi.
Tren Pertumbuhan Positif Asuransi Kesehatan pada 2026
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Situasi ini mendorong berbagai pihak di sektor jasa keuangan untuk merespons tantangan akses perlindungan kesehatan.
Indonesia membutuhkan sistem kesehatan yang berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan kapital.
Selebritas sekaligus penyintas kanker Shahnaz Haque berbagi pengalaman.
Faktor seperti desain yang instagrammable, konektivitas smartphone yang mulus, efisiensi bahan bakar, hingga harga yang kompetitif menjadi penentu utama.
Berdasarkan riset YouGov tahun 2025, mayoritas Gen Z kini lebih memilih mengalokasikan THR mereka untuk ditabung atau diinvestasikan dibandingkan sekadar konsumsi sesaat.
Edukator keuangan ungkap tren menarik: Suami Gen Z kini jadi inisiator perencanaan keuangan keluarga demi hindari kesalahan finansial masa lalu. Cek faktanya!
FENOMENA Generasi Z atau Gen Z lebih memilih menyewa rumah daripada membeli rumah atau properti. Merepons hal itu Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah mengatakan hal serupa terjadi di banyak negara
Tren Analog 2026 melihat Gen Z beralih ke dumb phone untuk kurangi kecemasan dan tingkatkan fokus. Simak alasan lengkapnya di sini.
Samyang Foods Indonesia mengumumkan penyesuaian harga pasokan ritel tahap kedua. Ini dilakukan untuk meningkatkan keterjangkauan dan memperluas akses konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved