Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA Generasi Z atau Gen Z yang lebih memilih kos daripada membeli rumah atau properti. Merepons hal itu Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah mengatakan tren serupa terjadi di berbagai kota besar dunia.
Menurut Fahri, pilihan untuk tinggal di rumah sewa merupakan konsekuensi logis dari dinamika dunia kerja modern. Ia menjelaskan bahwa kaum muda yang berada dalam masa transisi karier cenderung enggan terikat pada kepemilikan rumah yang bersifat permanen.
"Sebenarnya kalau fenomena perkotaan di seluruh dunia juga begitu. Karena orang itu dalam transisi ketika dia kerja, ya dia lebih baik nyewa," ujar Fahri di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (6/3).
Ia juga menyoroti faktor mobilitas pekerjaan sebagai alasan utama di balik preferensi tersebut. Gen Z, yang dikenal adaptif dengan perubahan, kerap menuntut fleksibilitas tempat tinggal seiring dengan tuntutan profesi yang mengharuskan mereka berpindah-pindah lokasi.
"Salah satu alasannya adalah karena dia tahu pekerjaannya menuntut dia pindah dari satu tempat ke tempat lain," kata Fahri.
Menyikapi tren ini, Fahri mendorong pemerintah daerah di kota-kota besar untuk mulai serius mengembangkan pasar properti sewa.
Ia menegaskan bahwa konsep hunian sewa bukanlah solusi kelas dua, melainkan sebuah kebutuhan urban yang harus difasilitasi dengan kebijakan yang tepat.
"Jadi ya pasar sewa harus disiapkan alternatifnya. Pemerintah kalau mau memperbaiki hunian di kota Makassar, ya konsepnya sewa," tuturnya.
Menariknya, Fahri menyontohkan bagaimana isu perumahan sewa mampu menjadi motor politik di negara adidaya. Ia mengungkit kemenangan Zohran Mamdani dalam pemilihan Wali Kota New York, Amerika Serikat, yang salah satunya ditopang oleh keberhasilannya memperjuangkan isu pasar sewa perumahan.
"Itu kan Wali Kota New York menang karena perang pasar sewa perumahan. Nah, itu yang kita mesti perbaiki ke depan," ucapnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah gempuran properti komersial, sektor hunian sewa justru menyimpan potensi besar yang dapat menjawab kebutuhan kaum milenial dan Gen Z di perkotaan. (H-4)
Tren Analog 2026 melihat Gen Z beralih ke dumb phone untuk kurangi kecemasan dan tingkatkan fokus. Simak alasan lengkapnya di sini.
Samyang Foods Indonesia mengumumkan penyesuaian harga pasokan ritel tahap kedua. Ini dilakukan untuk meningkatkan keterjangkauan dan memperluas akses konsumen.
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan produk BSI Tabungan Umrah sebagai strategi menangkap lonjakan minat beribadah ke Tanah Suci di kalangan generasi milenial dan Gen Z.
DOSEN FISIP Universitas Indonesia (UI) sekaligus pengamat politik, Cecep Hidayat, mengatakan, mengapresiasi gaya komunikasi Sekretariat Kabinet (Setkab) Letkol Teddy Indra Wijaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved