Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Pancasila (UP) merayakan ulang tahun ke-58 yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Momentum istimewa ini dimaknai UP sebagai kesempatan merayakan pencapaian dan merenungkan perjalanan panjang institusi dalam kontribusi terhadap pendidikan dan pembangunan karakter bangsa.
Rektor UP Prof Marsudi Wahyu Kisworo IPU mengatakan tema Dies Natalis ke-58 kali ini yakni From Good to Great menyoroti dua makna penting. Pertama, rasa syukur atas nikmat dan capaian yang diperoleh selama 58 tahun perjalanan UP. Kedua, momentum untuk introspeksi mengenai apa yang dilakukan dan visi ke depan yang ingin diraih.
"Tahun ini, UP bakal menerima SK tiga guru besar baru yang menambah kekuatan akademik. Kami pun menargetkan agar kehadiran UP tidak hanya diakui di Indonesia, tapi juga di tataran dunia," ujar Prof Marsudi menggarisbawahi visi internasional UP, di Jakarta, Senin (28/10).
Ketua Yayasan Pendidikan dan Pembina UP Dr (HC) Ir Siswono Yudohusodo mengajak seluruh civitas akademika UP untuk senantiasa bersyukur atas capaian yang diraih selama ini.
Ia menekankan pentingnya peningkatan budaya institusional agar UP dapat terus unggul dalam segala aspek. “Budaya inilah yang akan jadi dasar kekuatan UP untuk melangkah ke masa depan lebih gemilang,” kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah III Prof Dr Toni Toharudin MSi mengapresiasi tema From Good to Great yang dianggapnya relevan dengan tantangan zaman saat ini.
“Komitmen UP terhadap kualitas telah terlihat dari capaian yang diraih melalui inovasi dan karakter yang kuat. UP terus membentuk mahasiswa adaptif, produktif, inovatif dan kontributif sesuai dinamika perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Prof Toni mengajak semua civitas UP untuk terus meningkatkan kualitas diri, menyesuaikan diri dengan perubahan, dan melakukan transformasi menuju visi yang lebih besar.
Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-58 Prof Dr Ir Dwi Rahmalina MT dalam laporannya menyampaikan perayaan Dies Natalis tahun ini dimulai sejak Agustus 2024 dengan berbagai kegiatan, seperti pertandingan olahraga, serta lomba akademik dan non-akademik yang melibatkan seluruh civitas akademika UP serta siswa SMA/SMK sederajat se-Jabodetabek.
"Keterlibatan pelajar SMA/SMK ini diharapkan dapat meningkatkan brand awareness UP di masyarakat. Selain itu, penghargaan diberikan kepada tenaga pendidik dan dosen yang mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun sebagai apresiasi atas dedikasi mendukung Tridharma Perguruan Tinggi."
Dwi juga berharap perayaan HUT UP yang bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda ini jadi pengingat bahwa semangat perubahan dan kemajuan harus terus dipupuk.
"Dengan tema From Good to Great, UP berkomitmen mengukir prestasi yang lebih besar dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan dunia," tutupnya. (Ant/H-2)
Hal tersebut bisa dilakukan melalui program Edutrip untuk mempelajari sistem pendidikan, budaya akademik, dan strategi pengembangan program pendidikan perguruan tinggi di luar negeri.
WARGA binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, menerima bantuan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa perguruan tinggi.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved