Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR baik untuk para siswa kelas XIII SMA/SMK/MA yang mau meneruskan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN). Pasalnya, besok atau Selasa (3/2), pemerintah secara resmi akan membuka pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Selain mempersiapkan nilai dan prestasi, calon mahasiswa juga perlu mengetahui gambaran biaya kuliah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) di universitas tujuan.
Hal ini termasuk di kampus-kampus unggulan, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), hingga Universitas Airlangga (Unair).
Dengan mengetahui kisaran biaya pendidikan sejak awal, calon mahasiswa dan orangtua dapat memperkirakan kebutuhan biaya kuliah yang harus dipersiapkan. Berikut gambaran biaya kuliah di UGM, UI, ITB, dan IPB jalur SNBP.
Berdasarkan rincian UKT jalur SNBP 2025, UGM hanya membagi biaya kuliah menjadi enam kelompok.
Mahasiswa bisa berkuliah secara gratis alias UKT-nya Rp 0 jika masuk kelompok 1 dan 2 yang termasuk UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%. Di luar kelompok 1 dan 2, UGM mematok UKT mulai dari Rp1.899.000 hingga Rp24.700.000.
Sebagai contoh, mahasiswa yang berkuliah di Prodi S-1 Kehutanan akan dikenakan UKT sebesar Rp2.750.000 hingga Rp11.000.000.
UGM juga menerapkan UKT kelompok 3 hingga 6 sebesar Rp2.300.000 hingga Rp9.200.000 untuk mahasiswa S-1 Ilmu Komunikasi.
Jika mahasiswa menempuh studi di Prodi Bahasa, seperti S-1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, UKT yang diterapkan UGM sebesar Rp1.900.000 hingga Rp7.600.000.
Merujuk pada rincian UKT tahun 2025, UI membagi biaya kuliah ke dalam 11 kelompok dengan nominal terendah sebesar Rp500.000.
Besaran UKT di setiap program studi (prodi) dapat berbeda-beda. Namun, ada pula sejumlah prodi yang memiliki kisaran UKT yang sama.
Sebagai contoh, UKT Program S-1 Pendidikan Dokter dan Kedokteran Gigi berkisar antara Rp500.000 hingga Rp20.000.000.
Sementara itu, UKT S-1 Teknik Elektro dan Teknik Industri ditetapkan dengan rentang yang sama, yakni mulai dari Rp500.000 hingga Rp19.900.000.
Untuk Program S-1 Hukum, UI hanya menerapkan UKT hingga kelompok 10. Besaran UKT dipatok dari Rp500.000 hingga Rp14.000.000.
Hal serupa juga berlaku untuk Program S-1 Akuntansi yang hanya sampai kelompok 10 dengan UKT tertinggi sebesar Rp14.600.000.
Institut Teknologi Bandung (ITB) membagi Uang Kuliah Tunggal (UKT) ke dalam beberapa kelompok, dengan besaran terendah Rp500.000 untuk seluruh fakultas dan sekolah.
Semakin tinggi kelompok UKT, semakin besar pula biaya kuliah yang harus dibayarkan oleh orangtua dan mahasiswa.
Sebagai contoh, UKT untuk mahasiswa yang berkuliah di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam–Matematika (FMIPA-M) ditetapkan mulai dari Rp500.000 hingga Rp10.250.000.
Sementara itu, UKT di Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) berkisar antara Rp500.000 hingga Rp12.500.000.
Meski demikian, besaran UKT tersebut masih dalam tahap pengajuan dan menunggu persetujuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia.
Penyesuaian dilakukan setelah penarikan Peraturan Menteri Kemdikbud Nomor 2 Tahun 2024. Nilai UKT tersebut bersifat wajib dan berlaku untuk seluruh fakultas, sekolah, serta program studi Sarjana Reguler di ITB.
Meski pendaftaran SNBP akan dibuka dalam beberapa hari ke depan, Institut Pertanian Bogor (IPB) belum memperbarui rincian Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Besaran biaya kuliah yang tercantum di laman admisi.ipb.ac.id masih mengacu pada tahun 2025. Kendati demikian, daftar tersebut dapat dijadikan gambaran awal biaya kuliah jalur SNBP di IPB.
Sebagai contoh, UKT Program S-1 Kecerdasan Buatan ditetapkan mulai dari Rp500.000 hingga Rp11.000.000.
Besaran UKT yang sama juga berlaku untuk Program S-1 Teknologi Hasil Ternak. Selain itu, UKT Program S-1 Teknik Sipil dan Lingkungan juga berada pada rentang yang sama, yakni mulai dari Rp500.000 hingga Rp11.000.000.
Hingga saat ini, Universitas Airlangga (Unair) belum memperbarui rincian Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk jalur SNBP 2026. Informasi biaya kuliah yang tersedia masih mengacu pada ketentuan SNBP tahun 2025.
Meski demikian, data tersebut dapat dijadikan gambaran awal bagi calon mahasiswa dan orangtua untuk memperkirakan kebutuhan biaya pendidikan di Unair melalui jalur SNBP.
Sebagai contoh, UKT Program S-1 Kedokteran Gigi di Unair ditetapkan mulai dari Rp500.000 hingga Rp21.000.000 tergantung kelompok UKT yang ditetapkan.
Sementara itu, UKT Program S-1 Psikologi berkisar antara Rp500.000 hingga Rp10.000.000. Adapun untuk Program S-1 Teknologi Sains Data, besaran UKT yang berlaku mulai dari Rp500.000 hingga Rp12.500.000.
Dengan mempertimbangkan besaran UKT di masing-masing perguruan tinggi, calon mahasiswa diharapkan dapat memilih kampus dan program studi yang sesuai dengan kemampuan akademik maupun kondisi finansial keluarga.
Informasi biaya kuliah ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan awal sebelum mendaftar SNBP 2026 sembari menunggu pembaruan resmi dari masing-masing kampus terkait penetapan UKT terbaru. (Z-1)
Pada Februari 2025, jumlah perguruan tinggi di Indonesia, baik swasta maupun negeri, menurut BPS mencapai 2.937.
UNDIP dan UI bersama seluruh perguruan tinggi di Indonesia menyepakati pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan target Net Zero Emission Indonesia.
Para petani mendapatkan pelatihan pengoperasian dan perawatan traktor capung yang dirancang lebih hemat bahan bakar.
PERGURUAN Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) berupaya merealisasikan program pembangunan kampus terbaik dalam bidang Al-Qur’an sekaligus ilmu pengetahuan.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI Zayyid Sulthan Rahman menegaskan mahasiswa tidak tinggal diam menghadapi potensi manipulasi demokrasi.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved