Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

DKV Budi Luhur Gelar Lokakarya Daur Ulang Kertas dan Karya Seni untuk Pemberdayaan Masyarakat

Syarief Oebaidillah
20/11/2025 07:50
DKV Budi Luhur Gelar Lokakarya Daur Ulang Kertas dan Karya Seni untuk Pemberdayaan Masyarakat
Ilustrasi(Dok ist)

DESAIN Komunikasi Visual (DKV) Budi Luhur melalui Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Daur Ulang Kertas dan Penciptaan Karya Seni bekerja sama dengan Komunitas Surat Sobek, Selasa, ( 18/11] di kampus Universitas Budi Luhur ( UBL), Jakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Re-Paper Visual: Inovasi Seni Daur Ulang Kertas untuk Edukasi, Branding, dan Pemberdayaan Masyarakat, sebuah inisiatif yang bertujuan meningkatkan keterampilan kreatif dan kapasitas ekonomi komunitas melalui seni berbasis lingkungan. Kegiatan PISN ini  dimotori Dhika Purnama Putra sebagai Ketua Tim PISN berserta anggota Benny Muhdaliha, Jeanie Annissa dan Yori Pusparani.

Lokakarya ini memberikan pelatihan intensif kepada mitra Komunitas Surat Sobek, mulai dari teknik dasar pengolahan limbah kertas, pembuatan lembaran kertas daur ulang, eksperimen tekstur dan warna alami, hingga proses finishing untuk menghasilkan karya seni dan produk kreatif. 

Selain itu, peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.

“Melalui lokakarya ini, kami ingin menunjukkan bahwa limbah kertas tidak berhenti sebagai sampah, tetapi bisa menjadi nilai karya seni, bisa menjadi produk fungsional, dan bisa membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Dhika Purnama Putra, Ketua Tim PISN Universitas Budi Luhur dalam keterangannya hari ini.

Komunitas Surat Sobek yang selama ini aktif dalam gerakan daur ulang kertas mendapatkan manfaat langsung dari program ini. Dengan hadirnya pelatihan, mitra merasakan peningkatan kualitas produksi, pemahaman teknik yang lebih terstruktur, serta kesempatan memperkaya bentuk karya seni berbasis kertas daur ulang.

“Kegiatan ini sangat membantu kami. Tekniknya jadi lebih rapi, alat yang digunakan lebih tepat, dan kami punya banyak ide baru untuk mengembangkan karya seni dari kertas daur ulang,” ungkap Lhutfi Khorul Umam, perwakilan Komunitas Surat Sobek.

Lokakarya ini terselenggara di Universitas Budi Luhur.  juga diikuti dengan sesi lanjutan berupa pelatihan branding, fotografi produk, dan penyusunan katalog digital yang akan mendukung pemasaran karya komunitas. Semua rangkaian kegiatan akan bermuara pada pameran karya “Re-Paper Visual” yang direncanakan pada akhir program sebagai bentuk apresiasi dan dokumentasi hasil belajar bersama.

Program PISN ini juga sejalan dengan visi Universitas Budi Luhur dalam mewujudkan kreativitas berkelanjutan, memberdayakan masyarakat, dan meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pendekatan seni dan desain. Kegiatan ini  terselenggara atas dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan dalam Program Inovasi seni Nusantara 2025 dan DRPM Universitas Budi Luhur.(H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik