Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus. Program kolaborasi industri dan perguruan tinggi ini dirancang untuk menjembatani pembelajaran dengan praktik nyata dunia industri, sekaligus menyiapkan talenta teknik masa depan yang siap pakai.
Program tersebut telah dijalankan bersama sejumlah perguruan tinggi teknik terkemuka, antara lain Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Islam Indonesia, Universitas Trisakti, dan Politeknik Negeri Bandung. Ke depan, ABB Motion membuka peluang perluasan kolaborasi dengan institusi pendidikan lain untuk memperkuat ekosistem teknologi dan energi nasional.
Inisiatif ini hadir di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap lulusan teknik yang memiliki pengalaman praktis dan keterampilan aplikatif. Survei global menunjukkan, 91% pemberi kerja menempatkan pengalaman langsung dan kemampuan terapan sebagai faktor utama dalam merekrut lulusan teknik.
Sebagai bagian dari implementasi program, ABB Motion menyelenggarakan workshop dan kegiatan berbagi pengetahuan di ITB pada 3–6 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan puluhan mahasiswa dan sivitas akademika lintas disiplin, dengan materi mencakup teknologi motion, otomasi, dan efisiensi energi—bidang yang menjadi fondasi penting industri modern.
Melalui pendekatan komprehensif, ABB Motion Goes to Campus dikembangkan sebagai platform kolaborasi jangka panjang. Program ini mengombinasikan hibah produk, workshop teknis, dan forum thought leadership untuk menyelaraskan pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri, sekaligus membekali mahasiswa dengan pemahaman aplikatif atas tantangan transformasi industri global.
Chen-Kang Tan, Vice President, Head of Local Business Area Motion ABB Indonesia, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kontribusi berkelanjutan ABB dalam pengembangan talenta nasional.
“Melalui ABB Motion Goes to Campus, kami ingin berkontribusi langsung dalam membangun kesiapan talenta teknik Indonesia sejak di bangku kuliah,” ujar Tan.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kunci untuk menjembatani dunia akademik dan industri agar lulusan tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga memahami penerapan teknologi yang digunakan di dunia kerja saat ini dan ke depan.
Dari sisi akademik, ITB memandang kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi kampus dan industri yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran. Wakil Dekan Sumberdaya Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB, Dr. Eng. Ir. Arwindra Rizqiawan, ST., MT., IPM, menilai program ini memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia industri.
“Melalui interaksi langsung dengan praktisi dan paparan teknologi terkini, mahasiswa memperoleh perspektif yang lebih komprehensif mengenai kompetensi dan kesiapan teknologi yang dibutuhkan di masa depan,” ujarnya.
Ke depan, ABB Motion berencana melanjutkan rangkaian kegiatan serupa dengan pendekatan yang disesuaikan karakter masing-masing institusi. Inisiatif ini diharapkan memperkuat kolaborasi industri–pendidikan, meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia, serta mendorong adopsi teknologi yang efisien, berkelanjutan, dan berorientasi masa depan.
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
TANTANGAN pendidikan di era disrupsi teknologi disoroti. Generasi sekarang dinilai mandiri secara digital tetapi rentan di bidang sosial dan emosional.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SEBUAH studi Bloomberg baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Amerika Serikat turun 1,4%
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved