Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI orangtua, menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak adalah prioritas utama. Namun, pernahkah Anda berpikir rumah yang Anda anggap aman bisa menjadi tempat berkembang biaknya jamur berbahaya?
Jamur bisa tumbuh di area yang tak terlihat, seperti saluran udara, dinding lembap, dan di bawah wastafel. Dampak dari paparan jamur ini bisa sangat serius, terutama bagi bayi dan anak-anak.
Bayi dan anak kecil memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya berkembang, sehingga mereka lebih rentan terhadap dampak negatif jamur dibandingkan orang dewasa. Sementara orang dewasa yang sehat mungkin tidak merasakan efek buruk, anak-anak berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan jika terpapar jamur.
Gejala yang muncul akibat jamur sering kali dianggap remeh. Mungkin Anda melihat anak Anda bersin, batuk, atau mengalami hidung meler. Namun, jika ada jamur di rumah, gejala tersebut bisa jadi pertanda awal yang serius. Berikut beberapa dampak jamur yang perlu Anda waspadai:
Gejala alergi seperti ruam atau iritasi kulit bisa muncul, terutama jika anak bersentuhan langsung dengan jamur. Jika Anda mencurigai adanya jamur, segera konsultasikan dengan dokter.
Paparan jamur dapat menyebabkan kondisi seperti krup, pneumonia, dan bronkitis. Gejala pernapasan yang parah bisa berkembang, dan penelitian menunjukkan anak-anak yang tinggal di rumah lembap berisiko tinggi terkena masalah pernapasan.
Jamur juga bisa memicu masalah pencernaan, seperti diare, muntah, dan mual. Jika anak Anda mengalami gejala ini bersamaan dengan gejala lain, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah dengan jamur.
Jika Anda mencurigai anak Anda mengalami masalah kesehatan akibat jamur, langkah pertama adalah mengunjungi dokter anak. Mereka dapat melakukan tes untuk menentukan penyebab gejala yang dialami.
Jika memungkinkan, pindahkan anak Anda ke tempat lain hingga masalah jamur di rumah teratasi. Mengundang ahli jamur untuk menilai dan menangani masalah tersebut adalah langkah penting. Mereka dapat mengidentifikasi jenis jamur yang ada dan melakukan tindakan pembersihan yang diperlukan.
Untuk mencegah pertumbuhan jamur lebih lanjut, penting untuk meningkatkan kualitas udara di dalam rumah. Ventilasi yang baik dan pengendalian kelembapan dapat membantu mengurangi risiko jamur. Ingat, tindakan pencegahan yang tepat bisa melindungi kesehatan anak Anda. (AWA Environmental/Z-3)
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved