Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Dakwah Digital Berperan Dukung Kesehatan Mental Generasi Muda

Rahmatul Fajri
06/2/2026 21:57
Dakwah Digital Berperan Dukung Kesehatan Mental Generasi Muda
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia.(Dok istimewa )

INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.

Dalam forum internasional tersebut, delegasi Indonesia menekankan pentingnya peran dakwah digital sebagai infrastruktur pendukung kesehatan mental bagi generasi muda. Indonesia diwakili oleh Adinda Arifiah Siregar, anggota Pusat Pengajian Islam (PPI) Universitas Nasional sekaligus dosen Universitas Siber Asia (UNSIA). Dalam paparannya yang bertajuk 'Digital Da’wah as Youth Wellbeing Infrastructure', Adinda menyoroti tantangan psikologis yang dihadapi pemuda di tengah dinamika media sosial.

"Digital dakwah memiliki potensi besar sebagai sarana pendukung kesehatan mental melalui pesan-pesan spiritual yang membangun harapan, ketenangan, dan makna hidup," ujar Adinda, Jumat (6/2).

menunjukkan bahwa satu dari tiga remaja di Indonesia pernah mengalami masalah mental dalam satu tahun terakhir. Dinamika media sosial seperti fenomena fear of missing out (FOMO), perbandingan sosial, hingga konflik daring menjadi pemicu utama tekanan psikologis tersebut. Berdasarkan survei terhadap 300 responden berusia 18–30 tahun, terungkap bahwa 72 persen anak muda mengakses konten dakwah digital lebih dari tiga kali seminggu.

Sebanyak 85% menyukai konten visual singkat, dan 78% tertarik pada topik keseharian seperti karier dan relasi. Namun, ada tantangan besar yang muncul.

"Sekitar 45% responden mengaku bingung karena banyaknya tafsir keagamaan di internet. Oleh karena itu, dakwah digital harus dipandang sebagai infrastruktur yang dikelola secara serius dengan standar etika dan moderasi konten," tambahnya.

Kolaborasi Regional dan Global KTT 

ASEAMYS 2026 yang mengusung tema 'Memberdayakan Pemuda yang Tangguh Sambil Memperkuat Persatuan dan Kolaborasi Regional' ini diikuti oleh delegasi dari Asia Tenggara, Pasifik, dan Australia, termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, Fiji, hingga Selandia Baru.

Selain delegasi Indonesia, forum ini menghadirkan pembicara utama internasional, di antaranya Anas Altikriti (Pendiri Yayasan Cordoba) dan Ovamir Anjum (CEO Ummatics). Mereka menekankan pentingnya integritas moral, kesadaran sosial, serta peran strategis pemuda Muslim di dunia yang terpolarisasi. Hadir pula tokoh-tokoh dunia seperti Jasser Auda dan Khairudin Aljnied yang membahas isu kepemimpinan serta advokasi pemuda. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya