Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaparkan enam pola perencanaan pengurangan risiko bencana yang diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana di Indonesia.
Pola perencanaan pengurangan risiko bencana disampaikan oleh Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi dalam acara Apel Kesiapsiagaan dan Pameran peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB)????? di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan peringatan PRB menjadi momentum penting bagi pemerintah pusat, daerah, lembaga swasta, dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya menjelang musim hujan serta potensi gempa bumi dan tsunami.
Baca juga : BNPB Lakukan Simulasi Gempa Megathrust di Wilayah Mentawai
"Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan adalah hal yang tidak bisa ditawar," kata Prasinta.
Ia menekankan bahwa bencana bisa terjadi kapan saja, sehingga persiapan yang dilakukan saat ini bisa menyelamatkan banyak nyawa di kemudian hari.
BNPB menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi melalui enam pola perencanaan yang telah disusun.
Baca juga : DPR Usul Penetapan Status Kebencanaan Tidak Lagi Ditetapkan Pemda
Pola pertama, menurut Prasinta, adalah memastikan kesiapan logistik, peralatan, alat peringatan dini, dan sistem komunikasi bencana. Selain itu, tempat evakuasi sementara maupun permanen, serta jalur evakuasi harus dipastikan dapat digunakan dan mudah diakses.
Pola kedua, BNPB mendorong peningkatan edukasi, sosialisasi, dan literasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman tentang risiko gempa bumi dan tsunami.
Pola ketiga, memastikan ketersediaan papan informasi, rambu-rambu, dan arah evakuasi yang memadai serta mudah dipahami oleh masyarakat.
Baca juga : BMKG Minta Warga dan Pemda tidak Dirikan Bangunan di Patahan Cugenang
Pola terakhir, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, mekanisme kedaruratan, dan penanggulangan bencana bersama pemangku kepentingan di daerah. Simulasi rencana kontinjensi juga harus dilakukan secara berkala.
"Langkah-langkah ini harus dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh unsur pemerintah daerah dan masyarakat untuk meminimalkan dampak kerugian akibat bencana," ujar Prasinta.
Kegiatan Bulan PRB 2024 di Aceh berlangsung pada 8-10 Oktober, dengan serangkaian acara seperti Apel Kesiapsiagaan, Gelar Pasukan, Pameran Kebencanaan, dan berbagai kegiatan edukatif lainnya.
Baca juga : Menko PMK: Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Bisa Dilakukan lewat Seni
Sekretaris Utama BNPB Rustian, yang juga hadir dalam acara tersebut, berharap rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya dalam memperingati 20 tahun peristiwa tsunami Aceh.
Pameran Kebencanaan yang diadakan selama kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk BNPB, BPBD, pemerintah daerah, LSM, dan organisasi kerelawanan. Selain itu, BNPB juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan empat LSM, yakni PKBI, Rumah Zakat, Senkom Polri, dan Caritas Indonesia, untuk memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana.
Puncak acara PRB 2024 di Aceh akan ditutup dengan berbagai kegiatan, seperti lomba untuk siswa sekolah, penanaman vegetasi, ziarah ke kuburan massal korban tsunami Aceh 2004, dan acara Fun Run 5K bertema "Run for Resilience". (Ant/H-2)
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
Hngga kini, banjirasih mengenangi lima kecamatan di Kabupaten Lamongan. Antara loan, Kecamatan Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Kepala Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto, Jawa Tengah, Suryana menyampaikan ungkapan keprihatinannya atas maraknya bencana yang timbul di berbagai daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved