Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Lilik Kurniawan menegaskan bahwa peringatan dini terhadap potensi bencana, krisis iklim, dan risiko sistemik lainnya harus direspons dengan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan kolaboratif.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Lokakarya 1: Pembentukan Kelembagaan Antar Kementerian/Lembaga untuk Memfasilitasi Koordinasi Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) di Ruang Heritage, Kantor Kemenko PMK, pada Kemarin (12/8/2024).
"Koordinasi lintas sektor bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan. Kita harus keluar dari pola kerja silo dan memastikan aksi respons peringatan dini berjalan efektif di semua tingkatan," kata Lilik.
Deputi Lilik menyampaikan, penguatan AMPD ini selaras dengan Flagship KITATANGGUH yang tengah dikembangkan Kemenko PMK, yang mengedepankan sinergi multipihak pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media untuk membangun budaya tangguh bencana melalui sistem informasi terpadu dan koordinasi respons yang cepat.
"AMPD harus menjadi model tata kelola yang kolaboratif dan preventif, yang mampu menyelamatkan nyawa, melindungi aset, dan menjaga stabilitas nasional," tuturnya.
Sebagai informasi, kegiatan lokakarya ini merupakan tindak lanjut pertemuan 26 Juni 2025 yang telah menyepakati urgensi pembentukan kelembagaan lintas K/L sebagai simpul koordinasi nasional dalam merespons peringatan dini secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Peserta lokakarya ini terdiri dari perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, lembaga non-pemerintah, dan mitra pembangunan.
Lokakarya membahas empat agenda utama yaitu, penetapan tugas dan fungsi masing-masing K/L dalam pelaksanaan AMPD di tingkat nasional dan sub-nasional, penyelarasan proses bisnis AMPD untuk menghindari tumpang tindih kewenangan,
kesepakatan penamaan kelembagaan koordinatif antar K/L, serta penyusunan arah dan bentuk regulasi kelembagaan.
Dengan hasil pembahasan yang disepakati, kelembagaan AMPD diharapkan segera terbentuk dan berfungsi optimal sebagai garda terdepan merespons peringatan dini, sehingga memperkuat ketahanan nasional terhadap berbagai risiko bencana.
"Lokakarya ini diharapkan tidak hanya menghasilkan dokumen rekomendasi, tetapi juga menjadi tonggak komitmen kelembagaan jangka panjang," pungkasnya. (H-2)
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Kepala Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto, Jawa Tengah, Suryana menyampaikan ungkapan keprihatinannya atas maraknya bencana yang timbul di berbagai daerah.
BALAI Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi peningkatan air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Bali.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG peringatkan gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Sumatera Utara 18–20 Feb 2026. Nelayan diminta waspada terhadap keselamatan pelayaran.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selanjutnya gelombang tinggi juga akan berlanjut ke arah Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved