Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) RI terus menekankan pentingnya layanann laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas) yang merata hingga ke level posyandu dan puskesmas. Keberadaan labkesmas dianggap penting untuk preventif penyakit menular maupun tidak menular.
"Salah satu program untuk preventif kesehatan itu harus dilakukan melalui skrining atau deteksi dini. Itu penting sekali karena hasil deteksi yang bagus bisa langsung diintervensi, misalnya agar tidak sakit lalu diperbaiki kondisinya. Dan itu membutuhkan laboratorium kesehatan,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi, Senin (26/8).
Baca juga : Kemenkes Siapkan Rp30 Triliun untuk Bantuan Alat kesehatan
Melalui layanan labkesmas, ujar Menkes, berbagai faktor risiko gangguan penyakit dapat diantisipasi. Dengan adanya deteksi dini, ia menyakini beban anggaran kesehatan dapat berkurang tidak tersedot untuk perawatan kuratif.
“Merata itu yang menjadi permasalahan, jadi intervensinya ada dua yaitu kuratif dan promotif preventif. Melalui labkesmas yang sekarang dilakukan adalah upaya preventif jadi mencegah jangan sampai sakit. Jadi bagaimana kita bisa mengetahui sumber penyakitnya, faktor risikonya, dan menanganinya sejak dini, kalau bisa sebelum sakit,” tuturnya.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan fokus bidang kesehatan menjadi perhatian bagi Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Baca juga : Surveilans Penyakit Kusta Sulit, Butuh Waktu Tahunan
“Presiden terpilih ingin sekali agar fasilitas kesehatan dibikin merata di seluruh kabupaten dan kota, jadi selain ada inisiatif untuk meningkatkan gizi anak-anak lewat makan gratis, tapi beliau (Prabowo) juga minta agar fasilitas kesehatan itu dibikin gratis dan merata di seluruh kabupaten dan kota,” katanya.
Ia menjelaskanKementerian Kesehatan membutuhkan dua laboratorium yakni clinical lab yang ada di rumah sakit untuk orang sakit dan public health lab atau labkesmas untuk masyarakat yang ingin melakukan deteksi dini.
Pada labkesmas , Budi mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai alat tes yang menunjang kebutuhan masyarakat.
“Biasanya yang paling sering cek darah, kolesterol, gula, tekanan darah. Tapi sekarang ada macam-macam lagi, kita cek tuberkulosis (TBC), HIV, monkeypox, itu sekarang juga bisa dilakukan dengan lebih dini,” katanya.
Tak hanya itu, Budi juga menekankan nantinya fasilitas labkesmas ini bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat hingga tingkat posyandu dan puskesmas.
“Itu dilakukan mulai darimu level Posyandu, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Jadi nanti akan banyak rapid test yang kita sebar ke seluruh puskesmas, posyandu untuk bisa melakukan deteksi dini. Baik itu penyakit menular maupun untuk penyakit tidak menular,” pungkasnya. (H-3)
KPK bongkar modus Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman peras RSUD & Puskesmas demi THR Forkopimda. Simak kronologi OTT KPK di sini.
Glaukoma tercatat sebagai penyebab kebutaan kedua setelah katarak.
Puskesmas tidak lagi hanya melayani pemeriksaan ringan, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat layanan rawat inap yang siap melayani warga 24 jam penuh.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
"Puskesmas itu berada di 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sudah bisa melayani kesehatan masyarakat,"
Deteksi dini merupakan kunci utama dalam menekan angka kematian akibat kanker serviks. Hal ini karena infeksi HPV risiko tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.
Kanker ginjal pada anak, terutama jenis Tumor Wilms (nefroblastoma), umumnya tidak dapat dicegah.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
Penyakit infeksi dengan fatalitas tinggi seperti Virus Nipah menuntut kewaspadaan sejak gejala awal
Integrasi PET dan CT menghasilkan citra fusi komprehensif yang secara bersamaan mampu menampilkan fungsi sebagai hasil dari teknologi PET dan struktur sebagai hasil dari teknologi CT.
Kampanye ini bertajuk SWICC Stronger Together Journey dengan tema “Stronger in Awareness, Together in Detection”.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved