Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Dinkes Aceh Sebut 366 Puskesmas di Daerah Bencana Sudah Berfungsi

Media Indonesia
20/12/2025 14:06
Dinkes Aceh Sebut 366 Puskesmas di Daerah Bencana Sudah Berfungsi
Ilustrasi puskesmas(MI)

PELAKSANA harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Ferdiyus, mengungkapkan 366 puskesmas yang tersebar di daerah terdampak bencana, di Provinsi Aceh, sudah bisa memberikan pelayanan.

"Puskesmas itu berada di 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sudah bisa melayani kesehatan masyarakat," kata Ferdiyus, Sabtu (20/12).

Sedangkan sebanyak 30 puskesmas lainnya, ujar dia, belum dapat difungsikan karena ada yang tertimbun lumpur, rusak berat, dan lainnya akibat bencana.

"Puskesmas yang belum berfungsi tersebut tersebar di enam kabupaten kota yang terdampak parah akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi akhir November 2025," ungkapnya.

Untuk rumah sakit pemerintah di wilayah bencana, Ferdiyus menyebutkan semua sudah berfungsi melayani masyarakat. Hanya saja rumah sakit di Kabupaten Aceh Tamiang berfungsi dengan kondisi terbatas. "Beberapa peralatan medis di rumah sakit tersebut tidak bisa digunakan akibat banjir bandang. Namun, pelayan dasar di rumah sakit tersebut sudah berjalan," tuturnya.

Sementara untuk rumah sakit swasta, kata dia, sudah ada lima yang telah beroperasi. Sedangkan tiga rumah sakit swasta lainnya belum berfungsi akibat dampak bencana tersebut.

"Secara keseluruhan, pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan. Saat ini, ada sebanyak 794 tenaga kesehatan yang dikerahkan ke wilayah bencana melayani korban banjir," ucap Ferdiyus.

Ferdiyus menyebutkan ratusan tenaga kesehatan tersebut terdiri dokter umum, dokter spesialis, ahli gizi, ahli lingkungan kesehatan, dan lainnya. Mereka memprioritaskan kelompok rentan di pengungsian. Keberadaan mereka untuk memastikan korban bencana tetap mendapatkan pelayanan kesehatan, mengingat sebagian dari masyarakat berada di pengungsian rentan terserang penyakit.(Ant/M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya