Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang Pengawasan (RUU) Obat dan Makanan guna memfasilitasi pengawasan serta membuat publik tenang ketika mengonsumsi obat, makanan, dan kosmetik.
"Saya tegaskan akan pentingnya RUU ini untuk kepentingan dan kesehatan masyarakat. Selain untuk memfasilitasi pengawasan, RUU itu juga bisa menjadi pedoman yang jelas bagi industri dalam memproduksi obat, makanan, dan kosmetik yang sesuai dengan standar keamanan di Indonesia. RUU tersebut juga perlu mencakup pengawasan produk impor," kata Nur rapat kerja dengan pemerintah di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/7).
Legislator itu menuturkan, jika produk obat, makanan, serta kosmetik yang beredar sudah terjamin keamanannya, maka konsumen atau masyarakat bisa tenang.
Baca juga : BPOM Sosialisasikan Persyaratan Keamanan dan Mutu Suplemen Kesehatan
"Jelas nyata korbannya itu banyak terutama gagal ginjal pada anak, di mana tanggung jawab pemerintah. Kami di DPR bertemu langsung dengan masyarakat dan sering mendapatkan aduan adanya produk yang tidak aman," ujar dia.
"Bagaimana seandainya bapak-bapak di Kementerian ini anaknya yang mengkonsumsi produk tersebut, sedangkan banyak masyarakat kita yang tiap hari mengkonsumsi produk bahaya ini," tambahnya.
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani mengatakan pemerintah belum hadir secara utuh di tengah masyarakat terkait pengawasan obat. Ia menyebut masih banyak masyarakat orang dewasa hingga anak-anak menyalahgunakan obat.
Baca juga : BPOM Batam Sita Ribuan Produk Tanpa Izin Edar
"Anak-anak minum obat batuk 5-10 saset untuk mabuk mangkanya banyak anak stres dan ODGJ karena tidak ada kontrol atau kehadiran pemerintah terkait kesehatan kita," ujar dia.
Selain itu obat untuk ODGJ di provinsi juga tidak terpenuhi dan dinas kesehatan mengadu kepada DPR RI.
"Mereka kekurangan obat ODGJ hampir semua provinsi tidak terpenuhinya obat ODGJ sehingga banyak ODGJ dipasung di daerah-daerah sehingga itu juga menjadi landasan berpikir terkait RUU POM jangan ego sektoral yang dikedepankan," pungkasnya. (Z-8)
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan keberhasilan Kosmesia dalam mendampingi UMKM kosmetik melalui Proaktif yang digagas BPOM.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem distribusi produk yang aman, transparan, dan terpercaya.
Kenali 8 makanan dan minuman yang dapat meningkatkan risiko diabetes. Terapkan pola makan sehat untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Sejak berdiri, organisasi ini mampu menyalurkan lebih dari 4.000 porsi makanan kepada mereka yang membutuhkan.
Perusahaan pemrosesan serta pengemasan makanan dan minuman, Tetra Pak meresmikan fasilitas produksi material tahap kedua di Binh Duong, Vietnam.
Stroke merupakan penyakit tidak menular yang sangat berbahaya. Selain dapat mengancam nyawa, stroke sering kali meninggalkan dampak berupa kecacatan jangka panjang
Tak disangka, beberapa makanan dan minuman sehari-hari. Simak 6 jenis konsumsi yang perlu dihindari untuk melindungi kesehatan Anda.
PELATIHAN membuat makanan dan minuman Toffin Masterclass akan digelar mulai Juni hingga Agustus 2025. Tur lokakarya (roadshow workshop) ini akan berlangsung di 10 kota besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved