Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu tantangan pemberian imunisasi yang berlarut-larut adalah adanya mitos yang tumbuh liar di masyarakat sejak dulu, hal itu berlaku pada imunisasi anak bahkan orang dewasa. Padahal imunisasi atau vaksin menjadi salah satu upaya preventif sama halnya hidup sehat, olahraga, konsumsi makanan bergizi dan upaya lainnya.
Imunisasi pada anak usia dini memang sangat penting untuk membangun imunitas yang kuat dan tahan lama. Meskipun demikian, Kementerian Kesehatan juga terus berupaya memperluas dan meningkatkan kesadaran untuk pemanfaatan vaksinasi bagi kalangan orang dewasa. Hal ini karena orang dewasa juga berisiko terkena penyakit yang dipengaruhi faktor usia, pekerjaan, gaya hidup, ataupun kondisi komorbid.
"Lebih lanjut, komunikasi dan edukasi mengenai imunisasi perlu digencarkan sebab hingga saat ini masih terdapat berbagai mitos atau disinformasi yang menyebabkan masyarakat ragu dan enggan melakukan imunisasi," kata Dokter umum Alfi Auliya Rachman di Jakarta Pusat, Selasa (30/4).
Baca juga : Zero-Dose Imunisasi Anak Ditargetkan Berkurang 25% pada 2024
Masyarakat perlu memahami dan tidak mudah termakan berita bohong terkait imunisasi. Mitos yang selama ini menghantui masyarakat adalah jika imunisasi anak bisa meninggal, reaksi imunisasi justru melemahkan kondisi anak, dan berbagai minsinformasi lainnya.
Alfi menjelaskan yang perlu dipahami masyarakat adalah tidak terdapat data yang menunjukkan bahwa kombinasi imunisasi dapat meningkatkan kematian bayi mendadak atau SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Kemudian vaksin itu aman, reaksi vaksin bersifat minor dan sementara, seperti nyeri pada tempat penyuntikan atau lengan atau demam ringan. Tidak menyebabkan kerugian dan efek samping jangka panjang yang belum diketahui.
"Penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi dapat menyerang kembali apabila program vaksinasi dihentikan. Sementara kebersihan, cuci tangan, dan air bersih dapat membantu melindungi kita dari penyakit infeksi, masih banyak penyakit infeksi yang tetap menyebar seberapa pun bersihnya seseorang," ujar dia.
Baca juga : Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Prioritas
Beberapa vaksin dapat memberikan pada waktu yang bersamaan tidak berpengaruh buruk pada sistem imun anak tersebut.
"Tantangan vaksin adalah mitos di masyarakat yang dianggap efek sampingnya panjang atau bisa sebabkan kematian. Padahal tidak ada penelitian vaksin sebabkan kematian. Sehingga vaksin di kambinghitamkan," ungkapnya.
Padahal setiap anak yang yang ingin diberikan imunisasi psati dilakukan pengecekkan oleh dokter baik pemeriksaan saturasi, kondisi badan, dan sebagainya.
"Jika ada misinformasi atau hoaks masyarakat harus cek ulang kembali bisa ditanya ke ahlinya baik dokter atau praktisi kesehatan. Vaksinasi ini harus dilakukan secara berkala dimana masyarakat itu berada," pungkasnya. (Z-10)
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Bluetooth memancarkan gelombang radio atau radio frequency (RF) yang masuk dalam kategori radiasi non-ionisasi.
Benarkah gerhana bulan tanda bencana? Simak 5 mitos gerhana bulan dari berbagai budaya dunia, mulai dari naga langit hingga jaguar, serta fakta astronominya.
Alih-alih menghambat pertumbuhan, latihan beban justru memberikan manfaat signifikan bagi anak-anak.
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Isu yang kerap beredar di masyarakat tersebut berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan karena kucing itu sendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved