Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Mitos Pelihara Kucing Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Medisnya

Basuki Eka Purnama
07/1/2026 18:46
Mitos Pelihara Kucing Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Medisnya
Ilustrasi(Freepik)

ANGGAPAN bahwa memelihara kucing dapat menyebabkan kemandulan masih menghantui sebagian masyarakat. Namun, pakar dari IPB University menegaskan bahwa ketakutan tersebut hanyalah mitos yang tidak memiliki dasar medis langsung.

Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Dr drh Leni Maylina, menjelaskan bahwa isu ini sebenarnya berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan disebabkan oleh kucing itu sendiri.

"Isu yang kerap beredar di masyarakat tersebut berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan karena kucing itu sendiri," ungkap Leni, dikutip Rabu (7/1).

Mengenal Parasit Toksoplasma

Leni menjelaskan bahwa Toxoplasma gondii adalah parasit protozoa mikroskopis. 

Penting untuk dipahami bahwa tidak semua kucing membawa parasit ini. Prevalensinya justru tergolong sangat rendah, terutama pada kucing yang dipelihara di dalam rumah dan terjaga asupan makanannya.

Kucing biasanya terinfeksi jika mengonsumsi daging mentah atau hewan buruan seperti tikus yang mengandung kista parasit. 

Meski kucing yang terinfeksi dapat mengeluarkan parasit melalui feses (kotoran), kotoran tersebut tidak langsung berbahaya.

"Ookista yang keluar dari kotoran kucing itu awalnya belum infektif. Dia membutuhkan waktu sekitar satu sampai lima hari untuk menjadi infektif. Karena itu, membersihkan kotoran kucing setiap hari sangat penting," jelasnya.

Sumber Penularan bukan Hanya dari Kucing

Fakta yang sering terabaikan adalah sumber utama penularan toksoplasmosis ke manusia justru bukan berasal dari kontak langsung dengan kucing. Leni memaparkan bahwa lebih dari 80% kasus infeksi justru bersumber dari gaya hidup dan pola makan yang tidak higienis.

"Penularan terbesar pada manusia itu justru dari makanan, terutama daging yang dimasak tidak sempurna serta sayuran dan buah-buahan yang tidak dicuci bersih," tambahnya.

Terkait isu kemandulan, Leni menegaskan tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan toksoplasmosis sebagai penyebab langsung. Namun, ia memberikan catatan khusus bagi ibu hamil karena adanya risiko pada janin.

"Kalau dibilang menyebabkan kemandulan secara langsung, saya rasa tidak. Namun, pada ibu hamil, infeksi toksoplasma bisa menyebabkan keguguran atau gangguan pada janin, terutama pada trimester awal," tuturnya.

Tips Pencegahan

Bagi perempuan yang sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil, tidak perlu menjauhkan kucing dari rumah. Kuncinya terletak pada prosedur kebersihan yang ketat, seperti menggunakan sarung tangan saat membersihkan litter box dan selalu mencuci tangan sebelum makan.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, pemilik kucing diimbau untuk tidak memberikan daging mentah kepada hewan peliharaan, rutin membersihkan kotoran setiap hari, dan melakukan pemeriksaan kesehatan berkala ke dokter hewan. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya