Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UMAT Islam seyogyanya jangan meninggalkan nilai-nilai Ramadan setelah Ramadan berlalu. Pasalnya, nilai-nilai Ramadan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dua nilai ramadan yang harus dijaga, yakni disiplin diri (self-disciplined) dan akuntabilitas (accountable).
Hal itu disampaikan Prof Ahmad Najib Burhani saat menjadi Khatib Salat Idu Fitri 1445 Hijriah di Masjid Nursiah Daud Paloh, Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (10/4).
Menurutnya, setidaknya ada dua nilai Ramadan yang harus dijaga setelah umat Islam menjalani puasa, yakni disiplin diri dan akuntabilitas.
Baca juga : Wapres Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H
"Disiplin diri adalah elemen penentu agar kita menjadi yang terbaik. Disiplin menentukan nasib. Dalam bisnis, disiplin adalah dasar peralihan dari hasil baik menjadi hasil hebat," kata Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini.
Selain itu, kata Najib, dalam organisasi yang disiplin dan respectful, akan tumbuh trust (saling percaya) dan cooperation (kerjasama).
"Disiplin adalah prinsip utama kepemimpinan ketika kita sebagai pemimpin bisa berdisiplin. Disiplin menjadi kunci kepemimpinan," ungkapnya.
Baca juga : Yuk Kenal Lebih Dekat Soal Idul Fitri
Salat Idul Fitri di Masjid Nursiah Daud Paloh dihadiri karyawan, pimpinan Media Group, dan warga di sekitar Kompleks Media Group.
Bertindak sebagai Imam Salat Idul Fitri Ustaz Maulana Dwi Saputra, ST.
Dalam khutbahnya yang bertema "Istikamah Menjaga Nilai-Nilai Ramadan", Najib menambahkan nilai yang kedua dari Ramadan adalah akuntabilitas.
Menurutnya, karakter akuntabilitas itu lebih dari sekedar tanggung jawab karena sifat ini melibatkan tindakan dan konsekuensi.
Baca juga : Kapan Lebaran Idulfitri 2024? Sidang Isbat Baru Digelar Besok
"Bertanggung jawab atas kesalahan yang kita lakukan sendiri menunjukkan karakter kepemimpinan. Dalam akuntabilitas, kita harus menjaga diri kita tetap dalam standar tinggi yang sama selama 24/7 (24 jam/7 hari)," tuturnya.
Konsistensi pada nilai-nilai Ramadan itu, lanjutnya, selain bukti keimanan juga merupakan tanda apakah Ramadan kita bermanfaat atau
tidak.
"Pada hari raya Idul Fitri ini, semoga kita senantiasa menjadi wakil Allah di muka bumi yang senantiasa konsisten, fokus dalam bekerja dan beribadah, dan terus memiliki komitmen tinggi," pungkasnya.
Prof Ahmad Najib Burhani, selain menjabat di BRIN juga menjadi Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pengurus Pusat Muhammadiyah.
Mantan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini pernah meraih penghargaan internasional seperti Professor Charles Wendell Memorial Award (2013), Ikon Berprestasi Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 2020, Peneliti Terbaik LIPI bidang Sosial Humaniora tahun 2020, dan Muhammadiyah Award 2021. (Z-1)
Ied atau Eid? Temukan penjelasan mana yang benar berdasarkan kaidah Bahasa Arab, asal-usul kata, dan penggunaannya.
PT Jasa Marga Tbk menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idul Fitri 1446 H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Anak-anak bergembira menyambut Lebaran karena bakal memperoleh THR dari keluarga besar. Pertanyaannya, bolehkah orangtua menggunakan uang THR anak?
Dari Senin (31/3) hingga Minggu (6/4), total pendapatan Pantai Carocok Painan, mencapai Rp608.615.000 yang terdiri dari penjualan tiket masuk dan retribusi parkir.
DALAM rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Aston Bogor Hotel & Resort menghadirkan pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi para tamu dengan berbagai penawaran menarik.
sejumlah kalangan yang mengamati gejala sosial-keagamaan umat Islam di Indonesia mengkhawatirkan adanya fenomena “abrasi” nilai-nilai Idul Fitri.
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved